HOME  ⁄  Nasional

Anggota DPR Yakin Konversi PLTD ke Energi Terbarukan Berhasil Jika Didukung Komitmen Konsisten

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Anggota DPR Yakin Konversi PLTD ke Energi Terbarukan Berhasil Jika Didukung Komitmen Konsisten
Foto: (Sumber : Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji. ANTARA/HO-Golkar/am.)

Pantau - Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji meyakini konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) ke energi lain akan berhasil karena Indonesia memiliki sumber energi beragam, asalkan didukung komitmen kuat dan konsisten.

Dukungan DPR terhadap Percepatan Konversi Energi

Ia mengatakan, "Saya sendiri yakin program ini akan berhasil karena kita memiliki sumber energi yang beragam, seperti fosil maupun sumber energi terbarukan seperti air, angin, dan matahari," ungkapnya di Jakarta, Jumat (10/4).

Ia menambahkan bahwa kunci keberhasilan program tersebut terletak pada konsistensi pelaksanaan konversi di lapangan.

Sarmuji juga menyambut baik langkah pemerintah mempercepat konversi PLTD karena dinilai memiliki banyak kelemahan, terutama dari sisi biaya operasional.

“PLTD menyerap banyak BBM yang biayanya lebih mahal dari sumber energi yang lain," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penggantian PLTD dengan energi yang lebih murah dan bersih perlu dipersiapkan matang sebelum dilakukan penutupan pembangkit lama.

Arahan Presiden dan Strategi Penggantian PLTD

Menurut Sarmuji, proses penutupan PLTD secara bertahap sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur pengganti di setiap wilayah.

“Mestinya tidak perlu waktu lama," katanya.

Ia menjelaskan bahwa wilayah yang sudah terjangkau jaringan listrik dapat langsung dialiri listrik, sementara daerah terpencil bisa memanfaatkan pembangkit energi terbarukan seperti PLTS.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengarahkan percepatan konversi PLTD menjadi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di tengah tingginya harga minyak.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, "Terkait dengan pembangkit listrik tenaga diesel, karena sekarang dengan harga minyak tinggi, Bapak Presiden mengarahkan agar ini segera direalisasikan dan dihitung untuk dikonversikan menjadi pembangkit listrik tenaga surya," ungkapnya.

Ia juga menyebut Badan Pengelola Investasi Danantara ditugaskan menyelesaikan berbagai persoalan terkait program konversi tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan