
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menggelar dialog dengan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) pada pekan depan sebagai tindak lanjut polemik penggunaan kecerdasan buatan dalam layanan warga.
Dialog akan dilakukan dalam format town hall dengan mengumpulkan petugas PPSU di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Minggu depan, kami akan ada town hall, mengumpulkan PPSU yang ada, gubernur secara langsung akan menyampaikan arahan dan berdialog dengan mereka," ujar Pramono.
Langkah tersebut diambil setelah muncul pengaduan warga terkait penggunaan teknologi kecerdasan buatan oleh petugas PPSU di Kalisari.
Kasus bermula dari unggahan viral di media sosial yang menunjukkan penggunaan AI untuk merespons laporan parkir liar di Jalan Damai.
Selain membahas polemik tersebut, dialog juga akan menyoroti kinerja positif petugas PPSU.
Terkait Lurah Kalisari yang dinonaktifkan, Pramono menyatakan masih menunggu laporan resmi dari Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah.
"Untuk Kalisari, karena ini sekarang sedang ditangani oleh Inspektorat dan BKD, maka sebagai gubernur, saya akan menunggu laporan itu," katanya.
Sebelumnya, Inspektorat DKI Jakarta telah melakukan pemeriksaan dengan standar audit internal pemerintah.
Hasil pemeriksaan merekomendasikan penonaktifan Lurah Kalisari serta pemberian hukuman disiplin dan pembinaan kepada dua pejabat kelurahan.
Tiga petugas PPSU yang terlibat juga akan dikenakan sanksi sesuai aturan kontrak.
Pemerintah daerah menilai langkah ini sebagai bagian dari evaluasi penggunaan teknologi dalam layanan publik agar tetap sesuai prosedur dan standar.
- Penulis :
- Gerry Eka








