HOME  ⁄  Nasional

Menteri Hanif Mendesak Pemda Hentikan Open Dumping Demi Cegah Kebakaran TPA Saat Kemarau

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Menteri Hanif Mendesak Pemda Hentikan Open Dumping Demi Cegah Kebakaran TPA Saat Kemarau
Foto: Menteri LH/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq memberikan arahan saat penandatanganan perjanjian kerja sama pembanguan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Provinsi Sulawesi Utara di Kantor KLH Jakarta, Senin 13/4/2026 (sumber: ANTARA/Prisca Triferna)

Pantau - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq meminta pemerintah daerah segera mengakhiri praktik tempat pembuangan akhir (TPA) open dumping guna menekan risiko kebakaran, terutama menjelang musim kemarau.

Permintaan tersebut disampaikan usai penandatanganan kerja sama pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Provinsi Sulawesi Utara di kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta.

Ia menegaskan pemerintah daerah memiliki batas waktu hingga Agustus untuk menghentikan praktik tersebut.

"Jika belum dilakukan, pemerintah pusat akan mengambil langkah pendekatan yang lebih ketat," ungkapnya.

Target Peralihan ke Controlled Landfill

Di Sulawesi Utara terdapat 15 kabupaten dan kota, namun baru empat daerah yang telah meninggalkan sistem open dumping.

Daerah tersebut kini menggunakan metode controlled landfill dengan menimbun sampah menggunakan lapisan tanah secara berkala.

Metode ini bertujuan mengurangi dampak lingkungan sekaligus menekan produksi gas metana dari dekomposisi sampah.

Menteri Hanif menyebut target minimal yang harus dicapai seluruh daerah adalah beralih ke sistem controlled landfill seperti yang telah diterapkan di Tomohon.

"Controlled landfill atau sanitary landfill dilakukan dengan cara menimbun dan memadatkan sampah lalu menutupnya dengan tanah," jelasnya.

Ancaman Kebakaran Saat Kemarau Panjang

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprakirakan musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan potensi fenomena El Nino.

Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga Oktober.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko kebakaran di TPA akibat tingginya kandungan gas metana.

Sejumlah kebakaran di belasan TPA sebelumnya terjadi akibat kombinasi gas metana dan cuaca kering.

Menteri Hanif mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung dan Bareskrim Polri terkait potensi sanksi pidana dan perdata bagi daerah yang tidak menghentikan open dumping.

Data KLH/BPLH mencatat total timbulan sampah nasional mencapai 141.926 ton per hari.

Sebanyak 37.001 ton per hari telah berhasil dikelola, dengan 15.189 ton masuk ke TPA landfill dan 9.450 ton dikelola sektor informal.

Sisa sampah lainnya ditangani melalui fasilitas kompos, TPS 3R, dan bank sampah.

Penulis :
Shila Glorya