HOME  ⁄  Nasional

KKB Pimpinan Lekagak Talenggen Bakar Rumah Warga di Puncak, TNI Tingkatkan Pengamanan

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

KKB Pimpinan Lekagak Talenggen Bakar Rumah Warga di Puncak, TNI Tingkatkan Pengamanan
Foto: KKB pimpinan Kelagak Telenggen membakar rumah warga di Kampung Muara, Distrik Pogoma, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin 13/4/2026 (sumber: Satgas Koops TNI Habema)

Pantau - Aksi pembakaran rumah warga terjadi di Kampung Muara, Distrik Pogoma, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Senin, 13 April 2026, yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III/Puncak pimpinan Lekagak Talenggen.

Kronologi Kejadian dan Respons TNI

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Wirya Arthadiguna, menyampaikan bahwa aksi tersebut bermula dari laporan warga yang kemudian langsung ditindaklanjuti oleh tim Satgas.

"Aksi pembakaran yang dilakukan KKB itu berawal dari laporan warga dan setelah menerima laporan, tim Satgas Koops TNI Habema langsung merespon dan ke TKP untuk mengamankan situasi," ungkapnya.

Setelah menerima laporan, tim Satgas Koops TNI Habema segera menuju lokasi kejadian untuk mengamankan situasi dan mencegah meluasnya gangguan keamanan.

Tim Satgas juga melakukan penyisiran di sekitar muara dan perkampungan guna mencari keberadaan anggota KKB yang diduga masih berada di sekitar lokasi.

Dampak dan Upaya Pengamanan Lanjutan

Akibat kejadian tersebut, warga setempat memilih mengungsi karena khawatir terjadi aksi lanjutan dari kelompok bersenjata tersebut.

"Dari hasil pemantauan dengan menggunakan drone Satgas Koops TNI Habema, terungkap nampak beberapa orang tidak dikenal (OTK) membawa pucuk senjata api di sekitar lokasi kejadian," ia mengungkapkan.

Hasil pemantauan tersebut memperkuat dugaan adanya pergerakan kelompok bersenjata di sekitar wilayah terdampak.

TNI berencana meningkatkan patroli keamanan dengan fokus pengamanan di Distrik Pogoma dan wilayah sekitarnya guna mencegah kejadian serupa.

Selain melakukan pengamanan, personel Satgas juga membantu masyarakat terdampak serta melakukan pendataan terhadap kerusakan akibat aksi pembakaran tersebut.

"Pemantauan dan pengaman masih terus dilakukan guna mengantisipasi aksi susulan," ungkapnya.

Penulis :
Leon Weldrick