
Pantau - Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak meminta petugas haji mewakafkan diri untuk melayani jamaah Indonesia sepenuh hati dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pesan Khusus untuk Petugas Haji
Dahnil menyampaikan hal tersebut saat pembekalan dan pelepasan petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat.
“Wakafkanlah diri anda sepenuhnya untuk menunaikan tugas di Tanah Suci. Ini adalah misi suci buat diri anda semuanya, buat keluarga anda, buat agama,” ujarnya.
Sebanyak sekitar 400 petugas haji diberangkatkan sebagai tim awal untuk memastikan kesiapan layanan bagi jamaah di Tanah Suci.
Petugas yang berangkat pada tahap awal merupakan mereka yang bertugas di Daerah Kerja Madinah dan Bandara.
Persiapan Layanan dan Profil Jamaah
Dahnil menegaskan pentingnya kesiapan mental, fisik, dan rohani petugas dalam menjalankan tugas pelayanan sejak kedatangan hingga kepulangan jamaah.
“Hari ini anda akan berangkat, kami titip sepenuhnya amanah dari negara, amanah dari Allah SWT, amanah dari jamaah haji, ujung tombak dari suksesnya haji 2026 adalah anda semuanya,” kata dia.
Ia juga mengingatkan bahwa jamaah Indonesia memiliki latar belakang beragam, termasuk lanjut usia dan kelompok berisiko tinggi.
“Sebagian besar mereka jual tanah, jual sawah, ada juga yang menabung semasa hidupnya untuk naik haji. Nah, spirit orang Indonesia itu luar biasa. Maka jangan khianati amanah mereka untuk naik haji,” ujar Dahnil.
Kementerian Haji dan Umrah menyatakan keberangkatan petugas dilakukan pada 17–18 April 2026, diikuti pemberangkatan jamaah kloter pertama pada 22 April 2026.
Selanjutnya, petugas di Daerah Kerja Makkah akan diberangkatkan bertahap pada 22–24 April 2026, sementara Amirul Hajj dijadwalkan berangkat pada 19 Mei 2026.
- Penulis :
- Aditya Yohan








