HOME  ⁄  Nasional

Batam Perkuat Posisi sebagai Hub Digital Asia Pasifik Lewat Proyek Pusat Data Raksasa

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Batam Perkuat Posisi sebagai Hub Digital Asia Pasifik Lewat Proyek Pusat Data Raksasa
Foto: Penandatangan kerjas ama antara BP Batam dan PLN Batam untuk proyek pusat data di Batam, Kepri, Jumat 17/4/2026 (sumber: BP Batam)

Pantau - Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan proyek pusat data skala besar di Kabil Industrial Tech Park, Batam, Kepulauan Riau, sebagai bagian dari upaya menjadikan wilayah tersebut sebagai hub digital di kawasan Asia Pasifik.

Kerja Sama Strategis dan Pasokan Listrik Besar

Kerja sama strategis ini melibatkan BP Batam, PLN Batam, dan DayOne melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik dengan kapasitas 511 MVA atau setara 450 megawatt.

Pasokan listrik tersebut menjadi suplai terbesar untuk pelanggan pusat data di Indonesia dan akan digunakan untuk mendukung operasional pusat data yang dijadwalkan berjalan bertahap pada periode 2026 hingga 2027.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur dan kemudahan regulasi dalam menarik investor global.

"BP Batam berkomitmen menghadirkan iklim investasi yang kondusif melalui percepatan perizinan dan penyediaan infrastruktur pendukung yang terintegrasi. Masuknya proyek pusat data berskala besar ini membuktikan bahwa Batam siap menjadi hub digital dunia," ungkapnya.

Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo menekankan pentingnya sinergi antara regulator dan penyedia infrastruktur dalam mendukung proyek ini.

"Kami meyakini bahwa sinergi antara PLN Batam dan DayOne dengan dukungan penuh dari BP Batam akan semakin memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi unggulan dan pusat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara," ujarnya.

Dorong Ekosistem Digital dan Energi Bersih

Selain penyediaan listrik, kerja sama juga mencakup nota kesepahaman layanan solusi infrastruktur terintegrasi dalam ekosistem pusat data, termasuk kajian penyediaan jaringan fiber optik dan pemeliharaan infrastruktur kritis.

Chief Executive Officer DayOne, Jamie Khoo menyebut kemudahan administrasi dari BP Batam menjadi faktor penting dalam ekspansi perusahaan di Batam.

"Ekspansi ini merupakan tonggak penting dalam strategi kami untuk membangun salah satu platform infrastruktur digital terkemuka di Asia, termasuk model Singapura-Johor-Batam (SIJORI) milik kami yang menghubungkan Singapura, Johor, dan Batam menjadi platform pusat data lintas batas pertama yang benar-benar terintegrasi di Asia Tenggara," jelasnya.

Proyek pusat data ini diharapkan memperkuat infrastruktur layanan berbasis kecerdasan buatan dan cloud di kawasan Asia Pasifik sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal melalui pembukaan lapangan kerja dan peningkatan investasi digital.

BP Batam juga mendorong penggunaan energi bersih melalui penandatanganan nota kesepahaman pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan kapasitas di atas 200 MWp di wilayah kerjanya.

"Kami berharap kerja sama yang ditandatangani hari ini memberikan manfaat bagi semua pihak serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan iklim investasi di Kota Batam," pungkasnya.

Penulis :
Shila Glorya
Editor :
Shila Glorya