HOME  ⁄  Nasional

Evaluasi Taksi Green SM Mengemuka Usai Tabrakan Maut KA di Bekasi Timur yang Tewaskan 14 Orang

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Evaluasi Taksi Green SM Mengemuka Usai Tabrakan Maut KA di Bekasi Timur yang Tewaskan 14 Orang
Foto: Petugas mengevakuasi korban kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa 28/4/2026 (sumber: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Pantau - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan akan mengevaluasi perusahaan taksi Green SM menyusul kecelakaan tabrakan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, yang menewaskan 14 orang pada Senin malam, 27 April 2026.

Evaluasi dan Langkah Pemerintah

Teddy Indra Wijaya menyatakan evaluasi dilakukan sebagai bagian dari respons atas insiden fatal tersebut.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melalui Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menegaskan langkah itu merupakan bagian dari upaya menyeluruh meningkatkan keselamatan transportasi.

"Dalam hal ini Menteri Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan daratnya telah menyampaikan akan mengevaluasi pihak perusahaan taksi Green," ungkapnya.

Pemerintah juga berkomitmen melakukan penataan sistem pengamanan di perlintasan kereta api guna mencegah kecelakaan serupa.

Presiden Prabowo Subianto turut menyetujui pembangunan flyover di wilayah Bekasi untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat tingginya kepadatan lalu lintas.

Kronologi Insiden dan Respons Perusahaan

Kecelakaan terjadi di area Stasiun Bekasi Timur saat KA Argo Bromo Anggrek bertabrakan dengan KRL Commuter Line.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin melaporkan hingga pukul 08.45 WIB jumlah korban meninggal dunia mencapai 14 orang.

Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.

Sebanyak 84 korban luka telah mendapatkan perawatan di berbagai fasilitas kesehatan.

Perusahaan Green SM Indonesia menyatakan telah memberikan informasi kepada pihak berwenang dan mendukung proses investigasi.

"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," ungkap pihak perusahaan.

Perusahaan menegaskan komitmennya terhadap keselamatan operasional.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," ungkapnya.

Pihak perusahaan juga menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga terdampak.

"Kami menaruh perhatian atas insiden ini dan berharap seluruh pihak yang terlibat segera pulih serta berada dalam kondisi aman," ungkapnya.

Penulis :
Shila Glorya