Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  News

Pemkot Jakarta Utara Ajak Warga Tangani Sampah Pesisir Marunda Secara Bersama

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemkot Jakarta Utara Ajak Warga Tangani Sampah Pesisir Marunda Secara Bersama
Foto: (Sumber: 700 personel tim gabungan membersihkan sampah di kawasan KBN Marunda dalam kegiatan Bersih Jaga Jakarta pada Kamis (12/2/2026). ANTARA/HO-Pemkot Jakut.)

Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara mengajak warga untuk bersama-sama berperan menjaga kebersihan dan menangani persoalan sampah, khususnya di wilayah pesisir KBN Marunda, Cilincing.

Berita ini dimuat pada Minggu, 15 Februari 2026 pukul 19.00 WIB dengan waktu baca 2 menit.

Sekretaris Kota Jakarta Utara Iyan Sopian Hadi mengatakan penanganan sampah di wilayah tersebut menjadi perhatian serius pemerintah dan membutuhkan keterlibatan semua pihak.

“Penanganan sampah di wilayah ini menjadi perhatian serius pemerintah dan harus ditangani secara bersama-sama,” ujarnya.

Ia menambahkan penanganan sampah memerlukan koordinasi lintas instansi termasuk TNI dan Polri karena akses pengangkutan dinilai cukup sulit dan harus melalui jalur tertentu.

Iyan mencontohkan kegiatan "Bersih Jaga Jakarta" yang melibatkan sekitar 700 petugas gabungan dari berbagai instansi untuk membersihkan sampah kiriman laut di pesisir sepanjang kurang lebih dua kilometer di kawasan KBN Marunda.

“Kami telah melaksanakan kegiatan di titik yang sudah lama menjadi perhatian bersama dan saya mohon kegiatan ini dilakukan secara serius agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi kita semua,” katanya.

Camat Cilincing Depika Romadi menjelaskan sampah yang menumpuk di pesisir berasal dari laut akibat pasang air laut atau rob yang membawa sampah ke daratan.

"Saat air surut, sampah tersebut tertinggal dan terus menumpuk jika tidak dibersihkan,” ungkapnya.

Petugas telah mengumpulkan sekitar 1.500 karung sampah dan menyiapkan hampir 2.500 karung untuk pengangkutan pada hari tersebut.

Karena kondisi pesisir dan akses yang terbatas, sebagian besar pembersihan dilakukan secara manual.

Jika air laut pasang, petugas UPK Badan Air akan membantu menggunakan alat berat dari laut.

Depika memastikan kegiatan bersih-bersih akan dilakukan secara rutin dan bertahap hingga kondisi pantai kembali bersih.

"Ke depan, kegiatan ini akan terus dilanjutkan secara rutin dan bertahap sampai sampah yang ada di pantai ini maksimal pembersihannya,” tuturnya.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap sampah dan menjaga lingkungan karena setiap orang bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan agar tidak mencemari lingkungan dan merugikan orang lain.

Melalui kegiatan "Bersih Jaga Jakarta", Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menegaskan komitmennya menjaga kebersihan wilayah pesisir serta memperkuat sinergi lintas instansi demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Penulis :
Gerry Eka