
Pantau - Petinju Rusia Elnur Samedov menghentikan John Lenon Gutierrez melalui technical knockout untuk merebut gelar juara dunia sementara kelas bulu super 59 kilogram World Boxing Association di Traktor Ice Arena, Chelyabinsk, Rusia.
Laporan resmi WBA menyebutkan bahwa "Samedov menghentikan Gutierrez pada ronde ke-11, dalam laga melelahkan yang ditandai oleh tempo tinggi, kegigihan, dan hukuman fisik yang terus-menerus,".
Bertarung di hadapan publik tuan rumah, Samedov tampil percaya diri sejak awal dengan dukungan penuh penonton.
Sejak ronde pertama, ia langsung memaksakan ritme tinggi untuk menekan Gutierrez dan mengambil kendali jalannya laga.
Samedov memotong pergerakan ring dengan presisi, menutup jalur pelarian Gutierrez, serta memaksa petinju Kolombia tersebut bertarung dalam jarak dekat.
Strategi tersebut membuat Gutierrez kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya meski berupaya menjaga jarak dengan mengandalkan jab dan pergerakan kaki.
Tekanan tanpa henti dari Samedov mulai menggerogoti ketahanan Gutierrez sejak ronde-ronde pertengahan seiring meningkatnya intensitas serangan.
Pada ronde ketujuh, Samedov menjatuhkan Gutierrez ke kanvas melalui kombinasi tajam yang mendarat bersih untuk pertama kalinya dalam pertandingan itu.
Gutierrez mampu bangkit dan menunjukkan mental kuat meski sempat terguncang akibat serangan tersebut.
Memasuki ronde kesebelas, pertahanan Gutierrez runtuh setelah Samedov melancarkan serangan beruntun tanpa henti dan kembali mencatatkan knockdown.
Melihat tidak adanya perlawanan efektif serta kondisi Gutierrez yang tak berdaya di tali ring, wasit menghentikan pertandingan demi keselamatan petinju Kolombia tersebut.
Dengan kemenangan itu, Samedov meningkatkan rekornya menjadi 22 kemenangan dengan 11 kemenangan knockout dan satu kekalahan.
Kemenangan tersebut juga membuatnya mengamankan sabuk hitam emas WBA serta memperkuat posisi di jajaran elite kelas bulu dunia.
Sementara itu, rekor Gutierrez berubah menjadi 11 kemenangan dan satu kekalahan yang merupakan kekalahan pertamanya dalam karier profesional.
Kekalahan tersebut terjadi dalam debut Gutierrez di Eropa dan menjadi pelajaran penting dalam perjalanannya di level internasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







