HOME  ⁄  Politik

Polisi Diminta Usut Tuntas Penikaman Ketua DPD II Golkar Malra di Bandara

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Polisi Diminta Usut Tuntas Penikaman Ketua DPD II Golkar Malra di Bandara
Foto: (Sumber: Logo Partai Golkar. ANTARA/Daniel Leonard.)

Pantau - Partai Golkar wilayah Maluku mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus penikaman terhadap Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora yang juga dikenal sebagai Nus Kei, yang terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun dan berujung korban meninggal dunia pada Minggu, 19 April 2026.

Desakan Pengusutan dan Imbauan Stabilitas

Perwakilan Partai Golkar Maluku, Umar A. Lessy, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus meminta aparat bertindak cepat dalam mengungkap kasus tersebut.

"Kami minta ini diusut tuntas dan sekaligus menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden penikaman yang menimpa Ketua Partai Golkar Malra," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan tindakan serius yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial di daerah.

"Tindakan penikaman ini adalah perbuatan melawan hukum dan tidak dapat ditolerir dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Golkar juga mengimbau seluruh kader untuk menahan diri dan tidak terprovokasi demi menjaga keamanan dan ketertiban.

"Solidaritas harus ditunjukkan dalam bentuk sikap dewasa dan bukannya tindakan yang memperkeruh keadaan," katanya.

Penanganan Kasus dan Imbauan Publik

Partai Golkar meminta pelaku segera ditangkap serta motif kejadian diungkap secara transparan oleh aparat penegak hukum.

Selain itu, tokoh masyarakat dan agama didorong untuk turut menjaga ketertiban serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Struktur partai diminta tetap solid dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwenang.

Golkar juga menegaskan komitmennya dalam menjaga demokrasi dan supremasi hukum di tengah situasi tersebut.

Diketahui, korban sebelumnya berada di Maluku Tenggara dalam rangka persiapan musyawarah daerah sebelum mengalami penikaman dan sempat dirawat di rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia.

Penulis :
Gerry Eka