Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Ilmuwan China Ungkap Proses Dinamis Pembentukan Emas Skala Nano di Permukaan Pirit

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Ilmuwan China Ungkap Proses Dinamis Pembentukan Emas Skala Nano di Permukaan Pirit
Foto: (Sumber: Bongkahan emas. ANTARA/Pixabay/pri..)

Pantau - Sekelompok ilmuwan China berhasil mengungkap proses pembentukan dinamis nanopartikel emas pada permukaan pirit melalui keberadaan lapisan cair padat unik yang berperan sebagai pabrik nano pembentuk emas.

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) pada Kamis dan memberikan perspektif baru dalam memahami asal-usul pembentukan bijih emas dari larutan dengan konsentrasi sangat rendah.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa lapisan cair padat pada antarmuka pirit dan air mampu memicu proses nukleasi, pertumbuhan, dan pengayaan emas, bahkan ketika konsentrasi emas hanya sekitar 10 bagian per miliar.

Pengamatan Waktu Nyata Proses Pembentukan Emas

Tim kolaboratif yang dipimpin Institut Geokimia Guangzhou Akademi Ilmu Pengetahuan China melakukan pengamatan secara waktu nyata terhadap reaksi antara pirit dan larutan emas berkonsentrasi rendah.

Sekitar 13 menit setelah pirit bersentuhan dengan larutan, terbentuk lapisan cair padat di sekitar permukaan pirit.

Sekitar 20 menit kemudian, nanopartikel emas mulai muncul di dalam lapisan tersebut.

Seiring berjalannya waktu, jumlah dan ukuran nanopartikel emas terus meningkat secara bertahap.

Implikasi terhadap Teori Mineralisasi Emas

Pengamatan ini memberikan bukti penting untuk memahami mekanisme pembentukan emas pada antarmuka pirit dan air yang sebelumnya belum dipahami secara jelas.

Penelitian terdahulu umumnya hanya mengandalkan analisis pascareaksi sehingga sulit menangkap proses presipitasi emas yang terjadi secara instan.

Presipitasi emas yang dipicu oleh pirit dinilai sebagai tahapan krusial dalam pembentukan endapan emas berkualitas tinggi.

Temuan ini sekaligus menyanggah pandangan tradisional bahwa emas terutama berasal dari cairan hidrotermal dalam, serta membuka jalur penjelasan baru mengenai proses mineralisasi emas berbasis nanopartikel di alam.

Penulis :
Aditya Yohan