Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Teknologi & Sains

CATL Perkenalkan Teknologi Baterai 5C Terbaru yang Aman untuk Fast Charging dan Tahan Lebih dari 1 Juta Mil

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

CATL Perkenalkan Teknologi Baterai 5C Terbaru yang Aman untuk Fast Charging dan Tahan Lebih dari 1 Juta Mil
Foto: (Sumber: Pabrik terbaru CATL di China. ANTARA/CATL.)

Pantau - Produsen baterai kendaraan listrik asal China, CATL, mengungkap teknologi baterai terbarunya yang dirancang aman untuk pengisian daya cepat (fast charging), dengan daya tahan yang diklaim melebihi umur kendaraan itu sendiri.

Tahan Suhu Ekstrem dan Siklus Pengisian Tinggi

Dalam laporan Inside EV pada Minggu, 1 Februari 2026, disebutkan bahwa baterai 5C terbaru dari CATL tetap stabil meski sering digunakan untuk pengisian daya cepat (DC fast charging).

CATL menjelaskan bahwa baterai ini mampu mempertahankan 80 persen kapasitas setelah 1.400 siklus pengisian-pengosongan dalam suhu tinggi 60°C (140°F), setara dengan kondisi musim panas ekstrem seperti di Dubai.

Dengan jangkauan teoritis 600 km (372 mil) per siklus, baterai ini mampu menempuh total jarak hingga 840.000 km (522.000 mil) dalam kondisi ekstrem.

Sementara dalam suhu normal sekitar 20°C (68°F), baterai ini masih dapat mempertahankan kapasitas 80 persen setelah 3.000 siklus.

Total jangkauan dalam kondisi ideal tersebut mencapai 1,8 juta km (1,12 juta mil).

CATL mengklaim daya tahan baterai ini enam kali lebih baik dibandingkan rata-rata baterai industri saat ini, meskipun tidak menyebutkan perbandingan datanya secara spesifik.

Teknologi Canggih dan Sistem Pendingin Pintar

Keunggulan baterai ini berasal dari berbagai inovasi teknologi, seperti penggunaan lapisan katoda yang "padat dan seragam" guna mengurangi degradasi, serta aditif khusus dalam elektrolit cair yang mampu menutup retakan dan mengurangi kehilangan litium.

Salah satu teknologi kunci adalah "agen responsif suhu" yang disemprotkan ke permukaan pemisah (separator) dalam setiap sel baterai untuk membantu mempertahankan kestabilan termal.

Sistem manajemen baterai atau Battery Management System (BMS) juga telah ditingkatkan.

BMS ini kini mampu mengarahkan cairan pendingin secara presisi ke area-area dalam paket baterai yang mengalami kenaikan suhu signifikan.

CATL menyatakan bahwa daya tahan dan efisiensi baterai ini akan lebih panjang dari usia kendaraan listrik yang menggunakannya.

Meski berbagai keunggulan telah dipaparkan, CATL belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran baterai 5C ini ke pasar.

Penulis :
Gerry Eka