Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Apple Akuisisi Startup AI Q.ai Senilai Hampir Rp33 Triliun untuk Perkuat Teknologi Wearable Cerdas

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Apple Akuisisi Startup AI Q.ai Senilai Hampir Rp33 Triliun untuk Perkuat Teknologi Wearable Cerdas
Foto: (Sumber: Logo Apple. ANTARA/Pixabay/am..)

Pantau - Apple dikabarkan telah mengakuisisi Q.ai, sebuah startup kecerdasan buatan berbasis di Israel, sebagai bagian dari strategi perusahaan memperkuat pengembangan teknologi berbasis pembelajaran mesin.

Informasi mengenai akuisisi tersebut dilaporkan oleh media teknologi Engadget.

Apple tidak secara terbuka mengungkapkan nilai akuisisi Q.ai kepada publik.

Namun, sumber yang dikutip oleh Financial Times menyebutkan total nilai kesepakatan tersebut mendekati 2 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar 33 triliun rupiah.

Wakil presiden senior Apple untuk teknologi perangkat keras Johny Srouji menyampaikan bahwa Q.ai dinilai menghadirkan pendekatan baru dan kreatif dalam memanfaatkan pencitraan serta pembelajaran mesin.

Q.ai dinilai sebagai perusahaan luar biasa yang memelopori cara-cara baru dan kreatif dalam memanfaatkan pencitraan dan pembelajaran mesin untuk kebutuhan teknologi masa depan.

Apple hingga kini belum membagikan rincian terkait rencana pemanfaatan teknologi Q.ai setelah proses akuisisi rampung.

Rekam jejak Q.ai mengindikasikan Apple berpotensi semakin mendalami pengembangan perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan.

Paten yang diajukan oleh Q.ai menunjukkan bahwa teknologinya dapat diaplikasikan pada perangkat seperti headphone atau kacamata.

Teknologi Q.ai memanfaatkan gerakan mikro kulit wajah untuk memungkinkan pengguna berkomunikasi tanpa harus berbicara.

Sebagai bagian dari kesepakatan akuisisi, tim pendiri Q.ai termasuk CEO Aviad Maizels akan bergabung dengan Apple.

Akuisisi Q.ai menjadi penjualan kedua Aviad Maizels kepada Apple sepanjang kariernya di industri teknologi.

Sebelumnya, Aviad Maizels mendirikan perusahaan teknologi pendengaran tiga dimensi bernama PrimeSense.

PrimeSense diakuisisi oleh Apple pada tahun 2013 dan teknologinya kemudian digunakan dalam pengembangan berbagai produk Apple.

Dalam beberapa bulan terakhir, pelaku industri teknologi berspekulasi bahwa akuisisi merupakan jalur terbaik bagi Apple untuk mengejar ketertinggalan dalam persaingan kecerdasan buatan.

Dalam forum laporan keuangan kuartal ketiga pada Juli 2025, CEO Apple Tim Cook menyatakan bahwa perusahaan terbuka terhadap aksi merger dan akuisisi yang dapat mempercepat peta jalan pengembangan Apple.

Berdasarkan laporan TechCrunch, Q.ai didirikan pada tahun 2022.

Q.ai memperoleh dukungan pendanaan dari perusahaan modal ventura Kleiner Perkins.

Selain itu, Q.ai juga mendapat dukungan pendanaan dari Gradient Ventures.

Q.ai turut didanai oleh sejumlah investor lainnya sejak berdiri.

Kabar akuisisi Q.ai muncul hanya beberapa jam sebelum Apple merilis laporan keuangan kuartalan pertamanya pada periode tersebut.

Para analis memperkirakan pendapatan Apple pada periode laporan keuangan tersebut mencapai sekitar 138 miliar dolar Amerika Serikat.

Periode laporan keuangan ini diproyeksikan menjadi pertumbuhan penjualan iPhone terkuat Apple dalam empat tahun terakhir.

Penulis :
Aditya Yohan