
Pantau - Dalam rangka memperingati Hari Internet Aman Sedunia, Meta Platforms membagikan sejumlah langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk melindungi remaja di ruang digital tanpa harus memeriksa seluruh isi percakapan atau membatasi penggunaan secara berlebihan.
Perusahaan penyedia platform Facebook dan Instagram itu menekankan bahwa komunikasi terbuka dan pemanfaatan fitur keamanan menjadi kunci utama perlindungan remaja.
Dorong Komunikasi Terbuka dan Pengawasan Seimbang
Meta menyarankan orang tua tetap mengikuti aktivitas anak di dunia maya dengan berdiskusi mengenai hal-hal yang mereka sukai di media sosial.
Orang tua juga dianjurkan membangun komunikasi dua arah yang hangat dengan membahas pengalaman anak saat online, termasuk cara merespons pesan dari orang asing dan pentingnya beristirahat dari gawai.
Pendekatan santai dan jujur dinilai membantu anak merasa aman untuk bercerita.
Manfaatkan Fitur “Akun Remaja”
Meta menyebut akun remaja di platformnya otomatis masuk kategori Akun Remaja dengan sejumlah perlindungan bawaan.
Perlindungan tersebut meliputi pembatasan pesan hanya dari teman, pengaturan tag, penyaringan konten tidak sesuai usia, serta fitur penyamaran atau blur gambar mencurigakan di pesan langsung.
Remaja di bawah 16 tahun memerlukan izin orang tua untuk mengubah pengaturan tersebut.
Selain itu, tersedia fitur pengingat istirahat setelah 60 menit penggunaan serta Mode Tidur otomatis pada pukul 22.00 hingga 07.00 yang mematikan notifikasi dan mengirim balasan otomatis.
Orang tua juga dapat memanfaatkan fitur pengawasan untuk mengatur batas waktu harian dan memblokir akses pada jam tertentu.
Meta turut menyediakan materi edukasi melalui Family Center Education Hub sebagai panduan tambahan bagi keluarga.
Perusahaan tersebut menegaskan peran orang tua tetap menjadi faktor paling kuat dalam menjaga keamanan remaja di internet melalui komunikasi yang terbuka dan keterlibatan aktif.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







