Pantau Flash
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020

Di Tengah Wabah COVID-19, Bulog Pastikan Penuhi Kebutuhan Lonjakan Pangan

Di Tengah Wabah COVID-19, Bulog Pastikan Penuhi Kebutuhan Lonjakan Pangan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso. (Foto: Antara)

Pantau.com - Pemerintah melalui Perum Bulog memastikan mampu mengatasi kebutuhan lonjakan pangan yang tidak terduga. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan instruksi ke seluruh jajaran untuk menyiapkan stok beras dan kebutuhan pangan lain yang menjadi tanggung jawab Bulog untuk bisa selalu tersedia di masyarakat.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, Bulog menjamin kebutuhan beras dan pangan lainnya tersedia di masyarakat walau ada lonjakan permintaan yang tiba-tiba," ujar Budi Waseso, di Jakarta, Senin (30/3/2020).

Ia mengatakan Bulog akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersediaan pangan tersebut.

Baca juga: Bulog Ditugaskan Jaga Ketersediaan Beras dan Daging

Bulog memastikan seluruh jaringan yang bekerja sama dengan Perum Bulog sudah menyediakan kebutuhan beras di tingkat lokal baik secara online maupun offline, juga outlet-outlet milik Perum Bulog seperti RPK (Rumah Pangan Kita) yang tersebar di seluruh Indonesia, serta jaringan ritel
​​​​modern yang ada.

Guna tetap menjaga social distancing dan physical distancing, Bulog sudah memiliki sistem penjualan secara online yaitu iPANGANANDOTCOM yang akan memberikan kemudahan dalam pembelian kebutuhan pangan yang dibutuhkan masyarakat.

“Pangan yang dibeli melalui iPANGANANDOTCOM akan diantar langsung ke rumah pembeli sehingga akan mempermudah dan memastikan pendistribusian komoditas pangan langsung diterima oleh masyarakat tanpa perlu antre ke pasar,” tutur Budi Waseso.

Baca juga: Jamin Stok hingga Lebaran, Bulog Targetkan Mampu Serap 1,2 Ton Beras

Khusus komoditas pangan utama yaitu beras, Bulog memiliki stok yang tersimpan di gudang-gudang Bulog seluruh Indonesia mencapai 1,4 juta ton dari total kapasitas gudang yang tersedia sebesar 3,8 juta ton.

Ketersediaan stok beras akan terus bertambah mengingat akan memasuki musim panen raya sehingga pasokan beras betul-betul aman tersedia bagi kebutuhan masyarakat dalam situasi apapun.

Pemerintah melalui Perum Bulog memastikan mampu mengatasi kebutuhan lonjakan pangan yang tak terduga. Seluruh jajaran Bulog sudah mewaspadai lonjakan tersebut baik menjelang Ramadhan dan Idul Fitri maupun kondisi tak terduga lainnya sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait akan kebutuhan pangan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: