Pantau Flash
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Siscae Akui Lakukan Adegan Asusila di Sejumlah Wilayah di Yogyakarta
Ribuan Kader NU Berdoa untuk Sukseskan MotoGP Sirkuit Mandalika 2022
Presiden Jokowi Perintahkan Pengerahan Bantuan Kesehatan dan Logistik untuk Korban Erupsi Semeru
BPBD Lumajang Sebut Ribuan Orang Mengungsi dan Ratusan Orang Luka-Luka Akibat Erupsi Semeru
BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Terjadi Banjir Rob di Pesisir Sulawesi Selatan Pada 5-7 Desember 2021

Kementan Operasi Pasar Jamin Pasokan Cabai

Kementan Operasi Pasar Jamin Pasokan Cabai Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga. (Foto:Dokumentasi Humas Kementan.)

Pantau.com - Menyikapi kenaikan harga cabai dalam beberapa hari terakhir, Kementerian Pertanian menjelaskan bahwa kondisi tersebut karena permintaan tinggi ditengah libur panjang Natal dan akhir tahun.

“Ini tentu fenomena tahunan, namun tidak terjadi secara merata di semua tempat. Karenanya Kementan melakukan operasi pasar terbatas pada daerah-daerah yang melonjak permintaaannya,” jelas Kuntoro Boga, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementan, di Jakarta, Minggu 27 Desember 2020.

Baca juga: Regenerasi, Kementan Target Cetak 2,5 Juta Petani Milenial


Kuntoro menambahkan, segera pertanaman cabai di Jawa Tengah akan menuju masa panen pada pertengahan Januari 2021. Bahkan wilayah Jawa Timur khususnya Kediri, Blitar Banyuwangi dan Jember  akan mulai panen raya pada bulan Januari.

“Pasokan juga memang sedikit berkurang saat ini karena puncak musim hujan,  tapi Kementan berupaya dengan stok yang ada untuk melakukan stabilisasi harga. Kita dorong distribusinya dari daerah panen ke wilayah yang kekurangan stok,” paparnya.

Baca juga: NTP dan NTUP Terus Naik, Kementan Beri Apresiasi Petani


Kuntoro juga menilai pandemi covid 19 dan perubahan cuaca beberapa waktu terakhir turut mempengaruhi produksi, namun pemerintah terus berupaya agar akses pasar dan distribusi cabai serta komoditas lainnya tidak terganggu.

“Pangan rakyat menjadi goal kami untuk terus cukup tersedia. Jadi masyarakat tidak perlu kawatir. Para petani dan kita semua di sektor ini bekerja keras untuk itu,” tegas Kuntoro.


Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta

Berita Terkait: