Pantau Flash
Sisa Laga Kualifikasi PD 2022 Zona Asia Akan Dilanjutkan Oktober-November
Studi: Vitamin K dalam Bayam, Telur, dan Keju Bantu Cegah COVID-19
Menko Marinves Klaim Bank Dunia Puji Ketangguhan Ekonomi Indonesia
Seluruh Kecamatan di Kota Medan Masuk Zona Merah COVID-19
PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang hingga 2 Juli 2020

Kementerian BUMN Sebut Penjualan Aset Jiwasraya untuk Lunasi Dana Nasabah

Headline
Kementerian BUMN Sebut Penjualan Aset Jiwasraya untuk Lunasi Dana Nasabah Jiwasraya (Foto: Antara)

Pantau.com - Kementerian BUMN mengungkapkan penjualan aset-aset milik Jiwasraya dalam rangka melunasi pembayaran kepada para nasabahnya.

"Aset-aset yang dijual bukan hanya mal Citos, dan tujuannya untuk membayar dana para nasabah," ujar Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Arya mengatakan bahwa kemungkinan selain pihak swasta atau pihak berminat, aset-aset milik Jiwasraya itu juga mungkin nanti bisa dibeli oleh BUMN. "Banyak pihak mengatakan bahwa kenapa tidak menjual atau menggunakan aset-aset yang disita dari tersangka kasus Jiwasraya. Masalahnya ada di masalah waktu," kata Arya.

Baca juga: Erick Diminta Tak Hanya Selamatkan Jiwasraya, tapi Bentuk Asuransi Baru

Kendati aset-aset yang disita dari tersangka Jiwasraya telah dikumpulkan seperti apartmen, tambang batu bara, tambang emas, perusahaan ikan arwana dan sebagainya, tidak mungkin mengambil aset langsung yang ada dari para tersangka, karena membutuhkan waktu dan putusan hukum yang tetap.

Dengan demikian dibutuhkan waktu lama, termasuk penjualan asetnya setelah ada inkrah pun perlu membutuhkan waktu.

"Kita tidak mungkin membiarkan para nasabah jiwasraya yang isinya banyak pensiunan dan sebagainya. Dengan demikian untuk sementara kita menggunakan aset-aset yang dimiliki Jiwasraya. Itu yang akan kita jual dan nanti aset itu dibayar," katanya.

Baca juga: Citos Dijual Demi Jiwasraya, Faisal Basri: Harus Melalui Tender

Dengan sendirinya aset sudah inkrah akan masuk ke uang negara juga. Jadi ini sebenarnya hanya pemindahan saja dan masalah waktu.

Sebelumnya Kementerian BUMN mengungkapkan sumber dana pembayaran nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tahap pertama akan berasal dari efisiensi perusahaan pelat merah tersebut.

Dana tersebut berasal dari efisiensi kantor-kantor Jiwasraya yang tidak maksimal bekerja karena tidak lagi operasional.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: