Pantau Flash
Survei: Sejak Pandemi, Aktivitas Anak Main Game Komputer Berkurang
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil

Samsung Akan Kucurkan Dana Investasi ke Startup Pengantar Makanan India

Samsung Akan Kucurkan Dana Investasi ke Startup Pengantar Makanan India Perusahaan Samsung siap berinvestasi ke startup unicorn. (Foto: The Indian Express)

Pantau.com - Perusahaan teknologi ternama, Samsung dikabarkan akan menyuntikkan dana ke startup pengantar makanan India Swiggy lewat lengan investasinya, Samsung Venture Investment Corporation (SVIC).

Kini SVIC berada dalam tahap awal diskusi untuk berinvestasi senilai USD7-10 juta setara Rp98 juta-Rp140 juta dalam putaran Seri I startup tersebut.

"Apabila kesepakatan Samsung dengan Swiggy resmi dilakukan, maka itu jadi investasi pertama Samsung di perusahaan unicorn India. Sebab sebelumnya SVIC hanya menyuntikan dana ke perusahaan yang kurang dikenal," tulis ET, dikutip dari KrAsia, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Apple Dikabarkan Tunda Peluncuran iPhone 9 Akibat Virus Korona

Pada pekan lalu, Swiggy mengumpulkan USD113 juta dalam putaran pendanaan Seri I yang dipimpin oleh konglomerat teknologi Afrika Selatan 'Naspers', dengan partisipasi dari Meituan Dianping, Wellington Management Company.

Investasi terbaru itu merupakan bagian dari putaran pendanaan USD150 juta yang membuat valuasi Sqiggy hampir mencapai USD3,6 miliar.

Saat ini, Naspers merupakan investor terbesar Swiggy, dengan 40,6 persen saham.

Baca juga: China Dominasi Pasar Smartphone India, iPhone dan Samsung Lewat

Untuk meraih profit, Swiggy memfokuskan bisnisnya ke dapur cloud khusus untuk pengiriman dan menggandeng sejumlah pemilik restoran. Rencananya, Swiggy akan menyalurkan USD10,5 juta di bisnis dapur cloud Swiggy Access.

Sementara itu, SVIC telah mengelola aset sekitar USD2,2, miliar secara global dan telah berinvestasi di India sejak Juli 2019.

Hingga kini, SVIC sudah mendukung beberapa perusahaan startup, seperti OSLabs, Gnani.ai, Silvan Innovation Labs, Rentomojo, dan yang terbaru di Stelling Technologies. Bahkan tahun lalu, SVIC mengklaim berniat mendanai lebih dari 100 startup selama lima tahun ke depan.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: