Pantau Flash
Polisi Jerat 'Gilang Bungkus' dengan Pasal Perbuatan Tidak Menyenangkan
Juventus Resmi Pecat Maurizio Sarri
TikTok Ancam Tempuh Jalur Hukum Usai Diblokir Donald Trump
Pemerintah Beri Santunan Rp300 Juta untuk Tenaga Medis Gugur Tangani Korona
Update COVID-19: Bertambah 2.277 Kasus, Total Sudah 123.503 Positif

HAM PBB Ultimatum Prancis Soal Larangan Niqab bagi Wanita Muslim

HAM PBB Ultimatum Prancis Soal Larangan Niqab bagi Wanita Muslim Seorang polisi wanita memeluk wanita berniqab. (Foto: Reuters/Andrew Kelly)

Pantau.com - Sejak tahun 2010 lalu, hukum Perancis melarang pemakaian tutup kepala yang menutupi wajah atau burqa di tempat-tempat umum. Perserikatan Bangsa Bangsa pun akhirnya buka suara.

Komite HAM PBB telah memberikan Prancis batas waktu 180 hari untuk meninjau kembali pelaksanaan hukum tersebut bagi umat Islam.

"Secara khusus, Komite tidak terbujuk oleh klaim Prancis bahwa pelarangan untuk menutupi wajah diperlukan dan sebanding dari sudut pandang keamanan atau untuk mencapai tujuan hidup bersama di masyarakat," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (24/10/2018).

Baca juga: Ikuti Denmark, Aljazair Juga Larang Pemakaian Niqab Saat Bekerja

Selain Prancis, negara-negara Eropa seperti Austria, Belgia, dan Denmark juga sebelumnya telah memperkenalkan undang-undang yang melarang pakaian Islami semacam itu.

Ini bukan pertama kalinya organisasi HAM PBB mengutuk larangan Perancis terhadap penggunaan burqa.

Namun, pada tahun 2014, Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa (ECHR) mengklaim, larangan itu tidak diskriminatif. (Hazar Dwi Rahmat)

Baca juga: Gara-gara Foto Ini, Polisi Wanita yang Memeluk Wanita Berniqab Terancam Hukuman

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: