Pantau Flash
Pemotor Wajib Gunakan Masker dan Sarung Tangan selama PSBB di Jakarta
Persib Bandung Rilis Jersey Edisi Khusus Bantu Tenaga Medis
Update Korona 10 April: 282 Sembuh, 306 Meninggal, dan 3.512 Positif
Formula E Tunda Pengenalan Mobil Baru hingga Musim 2021/2022
6 Direktur Barcelona Mundur Imbas Konflik Internal

13 Lokasi di Jakarta Timur Terendam Banjir

13 Lokasi di Jakarta Timur Terendam Banjir Banjir merendam rumah penduduk di RW08 Kebon Pala Rendah, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (20/2/2020) dengan kedalaman air berkisar 30-150 sentimeter akibat luapan Sungai Ciliwung. (ANTARA/Andi Firdaus).

Pantau.com - Sedikitnya 13 lokasi di wilayah Jakarta Timur dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian bervariasi 30 hingga 150 sentimeter, Kamis sore (20/2/2020).

Situasi tersebut dilaporkan melalui aplikasi Jakarta Kini (Kaki) yang diakses pada pukul 19.30 WIB.

Ke-13 lokasi tersebut adalah RW04, RW05, RW07, dan RW08 Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, yang dilaporkan tergenang air sedalam 71 hingga di atas 150 sentimeter.

Baca juga: Tolong! Rumah Penduduk di Cawang Jakarta Terendam Banjir 1,5 Meter

Banjir juga dilaporkan melanda kawasan RW11 Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara dengan kedalaman air berkisar 150 sentimeter.

Selanjutnya banjir melanda RW01, RW02, RW05, dan RW12, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati dengan kedalaman air berkisar 30-150 sentimeter.

Banjir juga terjadi di RW07 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Krat Jati dengan kedalaman air 71-150 sentimeter.

RW01 Kelurahan Bale Kambang, Kecamatan Kramat Jati juga mengalami situasi yang sama dengan kedalaman air mencapai 71 hingga 150 sentimeter.

Banjir di RW05 dan RW06 Pajaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu dilaporkan mencapai kedalaman di atas 150 sentimeter.

Baca juga: Survei Sebut Anies Kalah dari Ahok dan Jokowi, Gerindra-PKS Kompak Membela

Banjir tersebut rata-rata terjadi sejak pukul 14.00 WIB akibat intensitas hujan yang tinggi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang melintas melalui Sungai Ciliwung di Jakarta Timur.

Sementara itu pantauan di RW08, Kebon Pala Tanah Rendah, Kampung Melayu kedalaman air mencapai perut orang dewasa.

"Air naik itu tadi siang, cepat banget naiknya, arusnya juga deras, ini banjir yang ketiga tahun ini," kata warga setempat Fahrozi (47).

Banjir di lokasi itu menyergap 16 RT di RW08 Kebon Pala Tanah Rendah yang dihuni lebih dari 300 kepala keluarga.

Ketua RT06 Kebon Pala, Eddy Karyadi (53) mengatakan warga sekitar sudah terbiasa dengan banjir karena sudah menetap sejak puluhan tahun silam.

"Kita udah enggak aneh lagi saya yang kaya gini, warga udah terbiasa kan tinggal disini udah berpuluh-puluh tahun," katanya.

Warga setempat tampak belum mengungsi ke lokasi lain, sebab rata-rata rumah mereka sudah berlantai dua.

"Biasa warga kalau ngungsi itu airnya udah setinggi leher baru dan pada ngungsi ke kantor kelurahan," katanya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: