Pantau Flash
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020
Sisa Laga Kualifikasi PD 2022 Zona Asia Akan Dilanjutkan Oktober-November
Studi: Vitamin K dalam Bayam, Telur, dan Keju Bantu Cegah COVID-19

3 Kecamatan di Kota Padang Masuk Zona Merah COVID-19

3 Kecamatan di Kota Padang Masuk Zona Merah COVID-19 Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani. (Foto: Antara/Ikhwan Wahyudi)

Pantau.com - Tiga kecamatan di Kota Padang masuk zona merah Coronavirus Disease (COVID-19), yakni Lubuk Begalung, Padang Timur dan Koto Tangah, berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kota Padang.

"Zona merah tersebut merupakan daerah yang ditemukan ada warga yang terkonfirmasi positif korona," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani di Padang, Selasa (31/3/2020).

Baca juga: Polda Sumbar Sebut Sudah Ratusan Kali Lakukan Pembubaran Massa Cegah Korona

Menurut dia hingga Selasa, 31 Maret 2020, pukul 13.30 WIB, warga Padang yang terkonfirmasi positif sebanyak lima orang dan satu orang meninggal dunia. Sementara jumlah pelaku perjalanan dari daerah terjangkit mencapai 2.387 orang, orang dalam pemantauan 93 orang, pasien dalam pengawasan sembilan orang.

Menurut dia belajar dari kasus positif ini, untuk sementara waktu warga Padang diimbau tidak bepergian ke luar daerah, apalagi ke daerah yang terjangkit. Kepada warga yang baru saja pulang dari daerah terjangkit diminta untuk melapor kepada petugas kesehatan dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Pada sisi lain Wali Kota Padang Mahyeldi menerbitkan instruksi pembatasan aktivitas masyarakat bepergian ke luar rumah, salah satunya pelarangan bepergian keluar di malam hari dalam rangka pencegahan Coronavirus Disease (COVID-19).

Berdasarkan hasil rapat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah warga Padang dilarang keluar rumah mulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB terhitung 30 Maret 2020, kata dia.

Baca juga: Warga Padang Dilarang Keluar Malam dari Pukul 22.00-06.00 WIB

Akan tetapi pelarangan tersebut memiliki pengecualian bagi warga yang punya keperluan mendesak, seperti membeli kebutuhan pokok, berobat, atau hal penting lainnya. "Syaratnya warga yang keluar malam harus memakai masker," ujarnya.

Selain itu Pemerintah Kota Padang akan menutup akses jalan pintu masuk kota untuk memutus mata rantai penyebaran corona, yaitu Jalan Adinegoro, Jalan Sutan Syahrir Mata Air dan Jalan Raya Lubuk Begalung mengarah ke Universitas Putra Idonesia (UPI).

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: