Pantau Flash
Kemenpora Keluarkan Protokol Guna Perangi Wabah Virus Korona
12 Ruas Jalanan Kota Medan Resmi Ditutup Imbas Pandemi Korona
183 Jemaah Masjid Kebun Jeruk Dipindahkan ke RS Wisma Atlet
Anies Baswedan Perpanjang Tanggap Darurat Jakarta hingga 19 April
Positif COVID-19 Meningkat, 1.155 Kasus, 102 Meninggal, dan 59 Sembuh

400 Tenaga Medis Penanganan Korona di Jakarta Diinapkan di Hotel

400 Tenaga Medis Penanganan Korona di Jakarta Diinapkan di Hotel Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memantau persiapan Hotel Grand Cempaka. (Foto: Antara/HO/ Humas DKI Jakarta)

Pantau.com - Sekitar 400 tenaga medis baik dokter maupun perawat yang menangani pasien terjangkit  COVID-19 diinapkan di hotel yang sudah disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Tadi siang Pak Gubernur bilang baru ada 138 orang. Tapi setelah konpers langsung mendadak banyak sekali animo yang masuk. Jadi hari ini hingga malam nanti diperkirakan sampai 400 tenaga medis yang akan menginap," kata ​​​Direktur Utama Jaktour, Novita Dewi di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Hotel itu digunakan khusus bagi para dokter dan tenaga medis yang menangani pasien terjangkit virus corona untuk menginap.

Baca juga: COVID-19 di Jakarta: 48 Orang Meninggal dan 50 Tenaga Medis Positif

Novita mengatakan, para tenaga medis itu nantinya mendapatkan layanan yang maksimal karena sudah menjadi garda terdepan untuk mengatasi kasus COVID-19 di Ibu Kota.

"Kita berikan penginapan yang layak kemudian juga makan itu 'free flow', baik pagi, siang, malam, snack. Jadi kapan mereka lapar kita siapkan," katanya.

Kemudian disiapkan kopi. "Setiap hari kamar mereka di semprot disinfektan untuk memastikan supaya semuanya steril," kata Novita.

Baca juga: Anies: Hotel Grand Cempaka Bisa Digunakan untuk Tenaga Medis

Novita belum mengetahui waktu bagi para tenaga medis dapat kembali ke rumahnya. Para tenaga medis diharuskan menginap di tempat itu hingga wabah COVID-19 bisa diatasi dan dikendalikan secara penuh.

Jaktour sebagai penyedia jasa dan layanan bagi para tenaga medis tersebut berkomitmen memberikan layanan bagi para garda terdepan itu sesuai dengan arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Jadi kita juga mengajak seluruh warga untuk ikut membantu, karena ini masalah kita bersama. Kita muliakan para tenaga medis kita yang sudah membantu pasien-pasien yang terinfeksi COVID-19 ini," kata Novita.

Hingga saat ini baru dua RSUD yang mengirimkan tenaga medisnya untuk tinggal di hotel yang disediakan oleh Pemerintah itu, yaitu RSUD Pasar Minggu dan RSUD Tarakan.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - WIL

Berita Terkait: