Pantau Flash
Menteri BUMN: Pengembangan Wisata Medis Dimulai di Bali
Kena OTT KPK, Wali Kota Cimahi Ajay Miliki Total Kekayaan Rp8,1 Miliar
KKP: Menteri Edhy Telah Ajukan Pengunduran Diri ke Presiden Jokowi
Pecah Rekor Lagi! Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Naik 5.828
Pemerintah Terbitkan Perpres 109/2020 Dorong Pelaksanaan PSN

Akun FPI Kena Suspend, Netizen Twitter Kompak Teriak #BubarkanFPI

Headline
Akun FPI Kena Suspend, Netizen Twitter Kompak Teriak #BubarkanFPI Ilustrasi FPI. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Lini massa Twitter siang ini diramaikan oleh netizen yang bersatu menggaungkan bubarkan Front Pembela Islam (FPI) dengan tagar #BubarkanFPI. Tagar tersebut bahkan menjadi trending topic di Indonesia.

Tagar #BubarkanFPI mencuat usai Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebutkan jika diperlukan Pemerintah bisa membubarkan FPI pimpinan Habib Rizieq Shihab.

"Kalau perlu, FPI bubarkan saja! Kok mereka yang atur. Suka atur-atur sendiri," kata Dudung usai Apel Kesiagaan Pasukan Bencana di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Pangdam Jaya: Kalau Perlu Bubarkan FPI! Kok Mereka yang Atur

Dudung menegaskan hal itu terkait dengan pemasangan spanduk dan baliho yang bermuatan ajakan revolusi dan provokatif dari pimpinan FPI. Perwira tinggi itu menyampaikan perintah kepada anggota Kodam Jaya untuk menertibkan spanduk dan baliho ajakan provokatif.

Pernyataan Pangdam Jaya itu pun mendapat banyak dukungan dari netizen di Twitter. "Akhirnya, muncul juga pernyataan keras seperti disampaikan Pangdam Jaya. Hormat, Jenderal. #BubarkanFPI," cuit salah satu netizen. 

"Negara jangan kalah oleh ulah sekelompok orang yg ingin Indonesia hancur. Kita DUKUNG #BubarkanFPI," kata netizen lainnya. "Membubarkan FPI bukan berarti membubarkan Islam. Tidak suka dengan FPI bukan berarti tidak suka dengan Islam. FPI HANYA ORMAS. #BubarkanFPI #BubarkanFPI #BubarkanFPI."

Baca juga: Baliho HRS Dicopot, PA 212: Potret Buruk Koyaknya Persatuan TNI-Rakyat

Tidak hanya itu, akun Twitter resmi DPP FPI dengan username @DPPFPI_ID juga kena suspend, pada Jumat siang ini. Pemblokiran diketahui menyusul dengan peringatan pelanggaran kebijakan media sensitif yang diberikan platform tersebut kepada akun resmi FPI.

Berdasarkan pengamatan Pantau.com, akun Twitter FPI saat ini tak bisa diakses. "Account suspended Twitter suspends accounts which violate the Twitter Rules," demikian keterangan yang ada saat membuka akun @DPPPFPI_ID.

Sebelumnya, akun FPI memang telah diperingatkan Twitter karena dianggap melanggar kebijakan media sensitif. Akun tersebut menjelaskan pada 11 November silam, logo FPI yang ada di profile picture dianggap telah melanggar kebijakan Twitter.

Dalam unggahannya, FPI menyebutkan bahwa Twitter menyebut foto dalam akun tersebut menampilkan 'kekerasan'. Belum ada tanggapan resmi dari pihak Twitter hingga berita ini diturunkan.

Profile akun resmi FPI @DPPPFPI_ID. (Foto: Twitter)

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: