Pantau Flash
PKS Putuskan Abstain di Pilkada Solo
Djoko Tjandra Dituntut 2 Tahun Bui Kasus Surat Jalan Palsu
Benny Wenda Siap Temui Jokowi: Dengan Kedudukan Setara Negara dan Negara
Iyut Bing Slamet Ditangkap karena Narkoba
COVID-19 RI 4 Desember: 563.680 Kasus Positif dan 17.479 Meninggal Dunia

Bantah Jadi Dewas KPK, Yusril Ihza Mahendra: Mohon Maaf, Saya Tak Minat!

Headline
Bantah Jadi Dewas KPK, Yusril Ihza Mahendra: Mohon Maaf, Saya Tak Minat! Dokumentasi Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra (tengah) bersama sejumlah kader. (Foto: Antara/Akbar Gumay)

Pantau.com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa dirinya tak berminat menjadi Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu sekaligus menepis kabar bahwa dirinya disebut-sebut sebagai salah satu anggota Dewas KPK yang dipilih Presiden RI Joko Widodo. Bahkan, dirinya mengaku sudah ada beberapa rekannya memberikan ucapan selamat atas dipilihnya Yusril sebagai anggota Dewas KPK.

"Saya ingin menegaskan bahwa sampai saat ini tidak ada pihak resmi yang menghubungi saya untuk menjadi Dewas KPK. Karena itu, saya menganggap bahwa disebut-sebutnya nama saya sebagai salah satu calon Dewas KPK hanyalah kabar burung belaka," kata Yusril dalam ketarangan tertulisnya, Senin (16/12/2019).

Baca juga: Jokowi Kantongi Nama Dewas KPK, ICW: Yang Ditunjuk Menandakan Negara Gagal!

Yusril mengaku bahwa dirinya sama sekali tak berminat untuk menjadi bagian Dewas KPK. Ia pun menyampaikan permintaan maaf bila mana nanti pihak Istana menghubungi untuk meminta dirinya menjadi anggota Dewas KPK.

"Saya lebih memilih tetap menjadi advokat professional yang oleh UU Advokat dikategorikan sebagai penegak hukum daripada menjadi Dewas KPK," ungkapnya.

Untuk diketahui, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sudah mengantongi nama-nama anggota Dewan Pengawas KPK namun belum mengumumkannya. "Sudah (final), tapi belum (diumumkan)," kata Presiden Jokowi saat menjawab pertanyaan wartawan yang bertanya soal nama Dewan Pengawas dan waktu pengumumannya, di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Baca juga: Psst... Jokowi Sudah Kantongi Nama Dewas KPK Lho!

Dewan Pengawas KPK adalah struktur baru dalam tubuh KPK berdasarkan UU No 19 tahun 2019 tentang Perubahan UU KPK.

Dewan Pengawas antara lain bertugas untuk mengawasi pelaksanaan tugas dan wewenang KPK, memberikan izin atau tidak memberikan izin penyadapan, penggeledahan, penyitaan, menyusun dan menetapkan kode etik pimpinan dan pegawai KPK, menerima dan laporan dari masyarakat mengenai adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh pimpinan dan pegawai dan lainnya.

Tim Pantau
Editor
Bagaskara Isdiansyah

Berita Terkait: