Pantau Flash
Pemerintah Optimistis Investasi Listrik Meningkat 39 Miliar Dolar
Erick Thohir Berencana Tutup 5 Anak Usaha Garuda Indonesia
BI Targetkan Pertumbuhan Kredit 2020 di Kisaran 9-11 Persen
11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Akan Rampung di 2020
Gilas Persija 4-1, Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020

Gilang Tewas Mengenaskan Usai Dipukuli Rekan Sekamar di LP Banceuy

Gilang Tewas Mengenaskan Usai Dipukuli Rekan Sekamar di LP Banceuy Ilustrasi (Foto: Antara)

Pantau.com - Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Banceuy, Bandung, bernama Gilang Romadhoni tewas pada Kamis dini hari 6 Februari 2020 setelah dipukuli rekan sekamarnya.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Abdul Aris, mengatakan pelaku yang merupakan rekan sekamar Romadhoni diketahui bernama Muhamad Robi. Penganiayaan diperkirakan dilakukan sekitar pukul 17.00 WIB Rabu 5 Februari 2020.

Baca juga: Ngaku Dibegal Buat Laporan Palsu, Pria Ini Justru Dicokok Polisi

"Penganiayaan dilakukan dengan cara memukul korban berulang kali dengan menggunakan tangan," kata Aris, di Bandung, Jumat (7/2/2020).

Awalnya pertikaian keduanya diketahui para penghuni lain LP Bancey itu. Lalu para penghuni LP Bancey itu menghubungi petugas yang kemudian memisahkan pelaku dan korban.

"Petugas yang berada di lokasi langsung membawa korban ke UGD RS Sartika Asih. Sementara Robi ditahan dan dibawa ke ruang komandan jaga LP Bancey untuk dilakukan interograsi," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, Gilang sempat dirawat, namun pada akhirnya nyawanya tak tertolong karena luka-luka di tubuhnya terlalu parah. "Untuk tindak lanjutnya, kami langsung berkoordinasi dengan polisi untuk melalui jalur hukum kepada pelaku," tuturnya.

Robi diketahui merupakan narapidana yang terjerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian disertai pemberatan, yang tengah menjalani masa hukuman setelah vonis empat tahun penjara.

Baca juga: Polisi Tangkap Pencuri dengan Modus Geser Tas saat Korbannya Sedang Makan

Sedangkan Gilang diketahui sebagai terpidana kasus narkotika, yang tengah menjalani empat tahun masa tahanan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional