Pantau Flash
Pelaku Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta Jadi Tersangka
Ilham Saputra Ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Ketua KPU
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem hingga 28 September
Positif COVID-19 Betambah 4.071, Total Menjadi 252.923 Kasus
Pendapatan Negara Turun 13,1 Persen, hingga Agustus Capai Rp1.034,1 T

Kasus Prostitusi di Bangka Selatan Terungkap, Bocah SMP Digiring Polisi

Kasus Prostitusi di Bangka Selatan Terungkap, Bocah SMP Digiring Polisi Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Direktorat Reskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung mengungkap kasus tindak pidana prostitusi yang melibatkan anak bawah umur yang terjadi di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

"Dalam kasus ini kami menahan tiga orang pelaku, salah satunya adalah anak di bawah umur berstatus pelajar salah satu SMP," kata Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Maladi di Pangkalpinang, Kamis (16/7/2020).

Baca juga: Pelaku Penculikan Bocah SD Ditangkap, Pas Diperiksa Pura-pura Tak Waras

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus prostitusi itu berhasil diungkap tim Polda Babel pada Rabu (15/7) sekitar pukul 16.30 WIB di salah satu penginapan di Toboali, Bangka Selatan.

"Kasus ini dilakukan oleh anak berhadapan dengan hukum berinisial EL (17) perempuan warga Toboali, Bangka Selatan, dengan melibatkan pekerja seks komersial (PSK) yang masih berstatus siswa kelas IX dan seorang wanita berinisial AN (21)," katanya.

Pengungkapan kasus itu berawal dari transaksi yang dilakukan EL dengan pemakai jasa PSK (informan) yang disepakati pembayaran sebesar Rp2.100.000 dengan rincian Rp1.500.000 untuk pembayaran jasa PSK dan Rp600.000 untuk jasa perantara.

"Dari hasil kesepakatan itu kemudian ditentukan lokasi bertemu pemesan dengan pelaku di salah satu penginapan di Toboali, Bangka Selatan pada pukul 16.30 WIB," katanya.

Baca juga: Kakek Ini Kantongi Rp7 Juta dari Bansos dan Hasil Jual Sembako Sumbangan

Pada pertemuan itu, pelaku EL mengantarkan dua orang PSK ke dua kamar dan menerima uang hasil kesepakatan transaksi dari pemesan.

Selanjutnya pelaku ditangkap oleh tim Ditreskrimum Polda Babel dengan barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp1.500.000, satu unit telepon seluler dan satu buah tas kecil warna hitam.

"Saat ini tiga orang tersebut masih kami tahan di Mapolda Babel guna proses penyidikan lebih lanjut," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: