Pantau Flash
Kemenkeu: Kita Sudah Resesi Sepanjang Tahun
Kemenhub: 3 Maskapai Langgar Aturan Kapasitas Pesawat
Camat di Perbatasan Negara Bakal Punya Kewenangan Multidisiplin Ilmu
Percepat Ekspor-Impor, Mendag Dorong Ekosistem Logistik Nasional
Mabes Polri Larang Seluruh Kegiatan Keramaian di Tingkat Wilayah

Komisi X: Di Balik Meriahnya Asian Games, Ada Honor yang Belum Dibayarkan

Headline
Komisi X: Di Balik Meriahnya Asian Games, Ada Honor yang Belum Dibayarkan Gedung DPR (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Anggota Komisi X DPR AS.Sukawijaya menyebut honor para panitia pelaksana Asian Games 2018 belum dilunasi oleh Pemerintah, sehingga meminta segera melunasinya.

Politikus Partai Demokrat yang biasa disapa Yoyok Sukawi tersebut dalam siaran persnya, di Semarang, Jumat (10/7), menjelaskan tunggakan honor serta insentif tersebut terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Komisi X dengan Ikatan Keluarga Panitia Pelaksana (IKAPAN) Asian Games 2018.

"Honor panitia untuk periode Januari hingga Agustus 2016 yang belum dibayarkan," katanya tanpa merinci besaran tunggakan honor Panitia Asian Games tersebut.

Ia mendesak Pemerintah segera menyelesaikan hak para panitia penyelenggara Asian Games tersebut. "Di balik hingar-bingar Asian Games 2018 ternyata masih ada honor panitia yang belum dibayarkan," kata Yoyok pula.

Baca juga: Anggota DPR: Parlemen Harus Pastikan Tak Ada Kartel Alat Kesehatan

Dia meminta Kemenpora, Kementerian Keuangan, serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan segera menyelesaikan kewajiban, tidak hanya honor panitia, namun juga bonus atlet dan ofisial yang mungkin belum terbayarkan.

Komisi X, lanjut dia, merencanakan pemanggilan Kemenpora, Kementerian Keuangan, serta INASGOC, untuk membahas keluhan para mantan panitia penyelenggara Asian Games ini.

Ia berharap hal serupa tidak terjadi lagi di masa yang akan datang. Terlebih, lanjut dia, Indonesia akan menjadi penyelenggara Piala Dunia U-20 pada 2021.

Baca juga: Doni Monardo: Penyebutan Zonasi Wilayah Harus Sesuai dengan Ketentuan Pusat

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: