Pantau Flash
Blak-blakan Menkes: Pemerintah Tidak Ada Rencana untuk Subsidi Test PCR
Maluku Utara Diguncang Gempa 5,1 Magnitudo, Berpusat di Kedalaman 92 Km
Kabar Gembira! Menkes Buka Peluang Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022
Polri Ringkus Komplotan Judi dan Pornografi Online, Raup Rp4,5 Miliar per Bulan
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan

Pemprov DKI Imbau Panitia Kurban Hindari Pemakaian Wadah Plastik

Headline
Pemprov DKI Imbau Panitia Kurban Hindari Pemakaian Wadah Plastik Petugas mengemas daging kurban menggunakan wadah dari bambu untuk menghindari penggunaan plastik untuk mendukung ramah lingkungan di Jakarta Selatan, Senin (19/7/2021). (ANTARA/Instagram@kominfotikjs)

Pantau.com - Pemprov DKI Jakarta mengimbau panitia kurban Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah untuk menghindari pemakaian wadah berbahan plastik untuk menjaga dan mewujudkan ramah lingkungan.

"Kami imbau menggunakan wadah dari bahan ramah lingkungan yang mudah didapat untuk membagi-bagikan daging kurban," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Syaripudin di Jakarta, Selasa (20/7/2021).

Ia mengimbau panitia kurban menggunakan wadah ramah lingkungan seperti daun pisang, daun talas, besek bambu, besek dari janur, dan besek dari daun pandan.

Baca juga: Anies Baswedan Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada Virus Tak Kenal Identitas

Panitia kurban sebaiknya, lanjut dia, tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai sebagai wadah daging atau menggunakan kantong plastik hitam.

"Kantong plastik atau kresek merupakan jenis sampah yang membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai secara alamiah," ucapnya.

Senada dengan Syaripudin, Pelaksana Tugas Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji juga mengajak panitia kurban menggunakan wadah berbahan ramah lingkungan.

"Sebaiknya menggunakan wadah alternatif yang ramah lingkungan, misalnya menggunakan bongsang atau keranjang kecil terbuat dari bambu," katanya.

Selain ramah lingkungan, menggunakan bongsang juga dapat menggerakkan perekonomian pelaku UMKM.

Tim Pantau
Editor
Adryan N
Penulis
Adryan N

Berita Terkait: