Pantau Flash
Apple Dikabarkan Tunda Peluncuran iPhone 9 Akibat Virus Korona
Komisioner KPAI Sitti Himawatty Minta Maaf Soal Hamil di Kolam Renang
Survei Indo Barometer: Prabowo Diunggulkan Jadi Capres 2024, Anies Kedua
Lagi, RSHS Bandung Tangani Pasien Suspect Virus Korona
WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Cegah Virus Korona

Ramai Demo UU Omnibus Law, Mahfud: Sampaikan ke DPR, Pasti Diakomodasi

Ramai Demo UU Omnibus Law, Mahfud: Sampaikan ke DPR, Pasti Diakomodasi Menko Polhukam Mahfud MD, didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Antara/Zuhdiar Laeis)

Pantau.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, menilai adanya aksi demonstrasi yang dilakukan sekelompok masyarakat terhadap rencana pemberlakuan UU omnibus law karena masih terdapat salah persepsi dalam memahami aturan itu.

"Saya katakan, dari demo-demo itu terjadi salah persepsi, salah paham," ujar Mahfud di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Mahfud menyebutkan, sebagian publik masih belum memahami tujuan dibentuknya UU omnibus law.

Baca juga: Ketua DPR: Belum Ada Draft Pemerintah Terkait RUU Omnibus Law

Ia pun mencontohkan adanya anggapan yang menyebut bahwa UU omnibus law dibentuk untuk mempermudah pemerintah Indonesia kongkalikong memasukkan modal dari pihak asing yang merugikan masyarakat.

"Enggak ada itu. Ini berlaku bagi modal asing maupun dalam negeri. Perizinan itu 'kan selalu isunya itu salah, penyebar hoaks, seakan pemerintah itu untuk mempermudah Cina masuk, enggak ada urusannya. Mau modal lokal apa masuk, itu di UU itu salah paham dan sering disalah artikan," ungkapnya.

Lalu kemudian menurutnya, ada pula pihak-pihak yang menyebut UU omnibus law adalah peraturan yang menitikberatkan pada investasi. Mahfud pun membantah hal itu.

"Bukan, investasi itu bagian kecil saja. Ini UU tentang cipta lapangan kerja dengan mempermudah proses berinvestasi. Prosedur berinvestasi, siapa saja yang berinvestasi, siapa saja. Ya, China, ya Eopa, ya Qatar, bagaimana cara investasi yang mudah," tuturnya.

Lebih lanjut, Mahfud mengatakan bahwa UU omnibus law sangat diperlukan untuk mengimbangi perubahan dunia yang berlangsung secara cepat.

Baca juga: DPR Gelar Rapat Paripurna Siang Ini, Sahkan Prolegnas Termasuk Omnibus Law

Menurutnya, selama ini Indonesia kesulitan merespons perubahan yang terjadi di dunia karena terhalang banyaknya aturan. "Oleh sebab itu, kalau omnibus law itu rampung, akan ada perubahan besar di dalam pergerakan ekonomi kita, di dalam kebijakan Indonesia," katanya.

Kendati begitu, mantan Ketua MK ini menghargai adanya demonstrasi yang dilakukan masyarakat. Apabila masih terdapat masyarakat yang belum mengerti tentang implementasi omnibus law, pihaknya siap memberi penjelasan.

"Akan tetapi, kalau masyarakat memiliki pendapat yang berbeda tentang omnibus law, silakan disampaikan ke DPR, pasti diakomodasi," tandasnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: