Pantau Flash
Pemerintah Izinkan Shalat Idul Adha Digelar di Masjid di Luar Zona Merah dan Oranye
Wapres Sebut MUI Terapkan Moderasi dalam Fatwa Vaksin COVID-19
Pemerintah Anggarkan Rp2 Triliun untuk Bayar Utang ke Guru dan Dosen Agama
36 Pegawai Kedeputian Penindakan KPK Positif COVID-19
Pos Penyekatan di Jembatan Suramadu Resmi Ditiadakan

Sempat Meraih Banyak Prestasi, Berikut Fakta Gubernur Sulsel yang Kini Terjaring OTT KPK

Sempat Meraih Banyak Prestasi, Berikut Fakta Gubernur Sulsel yang Kini Terjaring OTT KPK Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (ANTARA Foto/HO-Humas Pemprov Sulsel)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah pada Sabtu (27/2/2021) dini hari tadi. 

Baca juga : Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Terjaring OTT KPK

Menurut keterangan PLt juru bicara KPK, Ali Fikri, dirinya membenarkan adanya penangkapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, akan tetapi Ali belum bisa menjelaskan kasus apa yang menjerat Nurdin.

“KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi,” ujar Ali Fikri selaku PLt juru bicara KPK, Sabtu (27/2/2021).

Setibanya di Jakarta, dirinya langsung melakukan proses penyelidikan di gedung KPK untuk dimintai keterangan lebih lanjut. 

Berikut beberapa fakta giat Operasi Tangkap Tangan Nurdin Abdullah:

1. Terdapat barang bukti berupa uang

Dalam proses penangkapan Gubernur Sulsel, KPK juga menyita barang bukti berupa uang dalam sebuah koper. Belum diketahui berapa jumlah pastinya, namun diperkirakan jumlahnya mencapai Rp 1Miliar.

“Iya (ada uang yang diamankan),” jawab PLt kepada awak media saat dimintai keterangan.

Sampai sekarang belum diketahui uang tersebut berasal dari pihak mana. Keterangan lebih lanjut akan segera diberikan setelah proses penyelidikan selesai ujar Ali Fikri.

2. Lima orang ikut ditangkap

Saat proses penangkapan oleh tim KPK di rumah dinasnya, Nurdin sedang bersama beberapa orang. Inisial orang-orang tersebut adalah AS, N, SB, ER, dan I.

Kelima orang tersebut pun ikut diboyong ke Jakarta oleh tim operasi tangkap tangan KPK untuk diproses lebih lanjut.

Baca juga : Ketua KPK Akan Umumkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

3. Sosok berprestasi

Sebelum menjadi Gubernur Sulsel, Nurdin sempat menjabat sebagai Bupati Bantaeng selama dua periode. Dalam masa kepemimpinannya, Nurdin menorehkan berbagai prestasi yang gemilang saat menjabat sebagai Bupati Bantaeng.

Sejak tahun 2008 hingga 2018, Nurdin sudah mencatatkan 50 penghargaan tingkat nasional untuk pembangunan daerah yang ia pimpin. Pada enam tahun pertama ia menjabat sebagai Bupati, dirinya mampu mendapatkan 4 kali penghargaan Adipura secara berturut-turut.

Nurdin pun mampu menyabet 3 kali berturut-turut untuk penghargaan Innovative Government Award (IGA) yang diadakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

4. Sempat meraih Bung Hatta anti-Corruption Award

Sebuah ironi jika melihat bagaimana catatan prestasi Nurdin saat menjadi Bupati Bantaeng dengan kasus penangkapan OTT dirinya sekarang.

Nurdin sempat sukses mereformasi birokrasi di Bantaeng. Dirinya pun mampu meningkatkan layanan publik di sana hingga Banteang sempat menjadi daerah percontohan untuk 200 pemerintah Kabupaten dan juga Provinsi lain di Indonesia.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Syahrul

Berita Terkait: