Pantau Flash
Menko Marinves Klaim Bank Dunia Puji Ketangguhan Ekonomi Indonesia
Seluruh Kecamatan di Kota Medan Masuk Zona Merah COVID-19
PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang hingga 2 Juli 2020
Nihil Kasus Baru di 6 Provinsi, Positif COVID-19 di Indonesia 29.521 Kasus
PSBB di Kota Bekasi Diperpanjang hingga 2 Juli 2020

Terbukti... Polusi Udara di Jakarta Bisa Ditaklukkan dengan Work from Home

Headline
Terbukti... Polusi Udara di Jakarta Bisa Ditaklukkan dengan Work from Home Foto udara kendaraan melintas di kawasan Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Sabtu (28/3/2020). (Foto: Antara/Dhemas Reviyanto)

Pantau.com - Kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) selama pandemi COVID-19, serta curah hujan intens dapat memperbaiki kualitas udara Jakarta.

"Hujan yang turun di Jabodetabek juga turut membantu tercucinya atmosfer dari polusi," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih di Jakarta.

Baca juga: 17.534 Orang di Jakarta Sudah Rapid Test, 282 Dinyatakan Positif COVID-19

Ia mengatakan, WFH bukanlah faktor tunggal untuk memperbaiki kualitas udara Jakarta. Andono memaparkan, berdasarkan pemantauan di lima Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, hasilnya menunjukkan perbaikan kualitas udara, terutama menurunnya kosentrasi parameter PM 2.5 selama penerapan WFH.

"Namun, penurunan ini juga konsisten dengan tingkat curah hujan. Ketika curah hujan tinggi, konsentrasi parameter PM 2.5 menunjukkan penurunan dan ketika hari-hari tidak hujan, konsentrasi parameter PM 2.5 sedikit meningkat," kata dia.

Selain itu, arah angin juga berpengaruh terhadap polutan jenis PM 2.5 ini atau partikel debu halus berukuran 25 mikrogram/m³. "Arah angin yang mengarah ke Ibu Kota juga mempengaruhi konsentrasi parameter PM 2.5," kata dia.

Baca juga: Infografis Daftar Kebijakan Korona Anies yang Tak Sejalan dengan Pemerintah

Hal tersebut juga dibuktikan pada pantauan Air Quality Index (AQI) AirVisual pada 31 Maret 2020 yang diakses pukul 11.10 WIB.

Disebutkan, Jakarta berada pada urutan ke-40 dari urutan kota-kota berpolusi tinggi. Artinya kualitas udara Jakarta lebih baik dari 39 kota lainnya di dunia, dengan Air Quality Index (AQI) di angka 60.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: