Pantau Flash
Cair H-10! Sri Mulyani Siapkan Rp30,6 Triliun untuk THR PNS
Muhammadiyah Minta Warga Tahan Diri Tak Mudik Lebaran
Eks Ketua Pengadaan Bakamla Didakwa Rugikan Negara Rp63,829 Miliar
KRI Nanggala-402 Hilang Kontak, Menhan Prabowo: Segera Modernisasi Alutsista 3 Matra
Update COVID-19 22 April: Kasus Positif Naik 6.243 dengan Total 1.626.812

Tiga Pelaku Mesum Jalani Eksekusi Cambuk, Salah Satunya Mahasiswi 18 Tahun

Tiga Pelaku Mesum Jalani Eksekusi Cambuk, Salah Satunya Mahasiswi 18 Tahun Seorang pelanggar syariat Islam sedang menjalani hukuman cambuk di Taman Sari Bustanussalatin Banda Aceh, Kamis (31/10/2019). (Foto: Antara Aceh/M Haris SA)

Pantau.com - Tiga pelanggar syariat Islam, seorang di antaranya perempuan belasan tahun, yang terbukti bersalah melakukan jarimah ikhtilat atau perbuatan mesum jalani hukum cambuk.

Eksekusi cambuk tiga pelaku mesum tersebut berlangsung di Taman Sari Bustanussalatin Banda Aceh, Kamis. Eksekusi cambuk disaksikan puluhan warga.

Baca Juga: 4 Terpidana Judi di Aceh Jalani Hukum Cambuk, 1 di Antaranya PNS

Tiga terhukum cambuk yakni Raudhatunnur binti Alm Zulkifli. Mahasiswi berusia 18 tahun asal Kabupaten Bireuen ini dihukum cambuk 15 kali dipotong masa tahanan tiga kali cambuk.

Kemudian, pasangan paruh baya Mukhlis bin Muhammad, warga Aceh Besar, dan Nurmawati binti Abdurrahman, warga Aceh Jaya. keduanya dihukum cambuk masing-masing 28 dan 23 kali.

Mukhlis bin Muhammad dilaporkan sebagai pegawai Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Besar. Terhukum pasangan Mukhlis bin Muhammad dan Nurmawati binti Abdurrahman masing-masing sudah memiliki pasangan sahnya.

Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh Muhammad Hidayat mengatakan, terpidana cambuk Mukhlis bin Muhammad dan Nurmawati binti Abdurrahman ditangkap saat berduaan di kawasan Gampong Jawa.

"Pasangan ini ditangkap oleh tim patroli Wilayatul Hisbah. Sedangkan terpidana cambuk Raudhatunnur binti Alm Zulkifli, perkaranya ditangani Wilayatul Hisbah Provinsi Aceh," ungkapnya.

Baca Juga: Bungkus Kondom Tercecer, Taman Tubagus Angke Jadi Tempat Mesum?

Terkait terhukum cambuk Mukhlis bin Muhammad yang merupakan pegawai MPU Aceh Besar, Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh itu mengaku tidak mau mengomentari lebih detail.

"Kami berpegang pada identitas yang bersangkutan KTP adalah wiraswasta. Kami tidak pernah menanyakan apakah terhukum pegawai MPU atau tidak," tandasnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: