Pantau Flash
Sisa Laga Kualifikasi PD 2022 Zona Asia Akan Dilanjutkan Oktober-November
Studi: Vitamin K dalam Bayam, Telur, dan Keju Bantu Cegah COVID-19
Menko Marinves Klaim Bank Dunia Puji Ketangguhan Ekonomi Indonesia
Seluruh Kecamatan di Kota Medan Masuk Zona Merah COVID-19
PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang hingga 2 Juli 2020

Tiga Warga Kaltim Dinyatakan Positif Virus Korona

Tiga Warga Kaltim Dinyatakan Positif Virus Korona Ilustrasi perawatan terhadap korban virus korona. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Tiga orang warga Kalimantan Timur dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19. Sehari sebelumnya, satu orang warga Samarinda, Kalimantan Timur sudah dinyatakan tetkonfirmasi COVID-19.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Andi M Ishak kepada awak media di Samarinda, Kamis (19/3/2020), menjelaskan hingga saat ini sudah ada tiga orang warga asal Kaltim yang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19.

"Tambahan dua kasus tersebut, satu orang berasal dari Balikpapan dan satu orang berasal dari Kutai Kartanegara," jelasnya.

Baca juga: COVID-19 di Tanah Air: 309 Positif, 25 Meninggal Dunia dan 15 Sembuh

Andi Ishak menjelaskan, pasien kedua positif COVID-19 di Balikpapan, mempunyai riwayat yang sama dengan pasien pertama dari Samarinda yakni pernah mengikuti seminar di Bogor Jawa Barat.

Pasien kedua ini dirawat di RS Kanujoso Balikpapan sejak 15 Maret 2020, dan saat ini dilaporkan dalam kondisi mulai membaik," jelasnya.

Sementara pasien positif ketiga dari Kutai Kartangera, berdasarkan informasi sebelumnya pernah melakukan perjalanan dari Kutai Timur menuju Jakarta dan setelah itu mengikuti pertemuan Sinode di Bogor.

"Saat ini pasien menjalani perawatan di Rumah Sakit Parikesit, Kutai Kartanegara sejak 13 Maret 2020," tegasnya.

Baca juga: Bupati Anne Sampaikan Info Terkini tentang Pasien Korona di Purwakarta

Andi Ishak menambahkan dua orang yang telah terkonfirmasi COVID-19, termasuk dalam daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

"Berdasarkan data terakhir sebanyak 39 orang telah di tetapkan PDP, dari data sebelumnya berjumlah 36 orang," tegasnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: