Pantau Flash
Update Korona 10 April: 282 Sembuh, 306 Meninggal, dan 3.512 Positif
Formula E Tunda Pengenalan Mobil Baru hingga Musim 2021/2022
6 Direktur Barcelona Mundur Imbas Konflik Internal
Gunung Merapi Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Mencapai 3.000 Meter
Kasus Positif Korona Jakarta Capai 1.719: 155 Meninggal dan 82 Sembuh

Warga Korban Gempa Palu Bersyukur Kembali Miliki Rumah

Warga Korban Gempa Palu Bersyukur Kembali Miliki Rumah Rumah khas Minahasa yang dibangun untuk korban gempa di Palu (Foto: Antara/Anas Masa)

Pantau.com - Sejumlah warga korban bencana alam di Palu, Sulawesi Tengah menyatakan sangat senang, setelah rumah mereka yang hancur berantakan akibat terjangan gempa 7,4 SR pada 28 September 2018, kini sudah diperbaiki atas bantuan pemerintah.

Salah seorang korban gempa di Jalan Malaya, Kecamatan Palu Selatan, Ny. Panginan, Selasa (18/2/2020) membenarkan bahwa ia kini sudah punya rumah lagi setelah dibangun pemerintah setempat.

"Rumahnya cukup bagus terbuat dari kayu dengan konstruksi bangunan rumah khas Minahasa," ujarnya.

Baca juga: Kabar Baik untuk Korban Gempa Palu, Bank Mandiri Ringankan Pembayaran Utang

Bangunan itu, kata dia, berukuran sekitar 4x6 meter yang didirikan di atas tanah bekas rumahnya yang telah hancur total akibat gempa.

Dia mengaku saat hendak menerima bantuan dana stimulan untuk perbaikan rumah yang rusak, suaminya meminta agar bantuan tidak diberikan dalam bentuk tunai atau bahan bangunan.

"Memang saat itu ada dua pilihan dalam bentuk bahan atau rumah jadi. Artinya penerima bantuan dana stimulan tinggal terima kunci saja," kata ibu yang suaminya berprofesi sebagai tukang mebel kayu tersebut.

Jadi rumah yang dibangun oleh pemerintah sesuai dengan konstruksi yang diinginkan dengan nilai uang yang sama yakni Rp50 juta per orang bagi rumah yang benar-benar rusak total/berat.

Baca juga: 6 Bulan Gempa Palu, Media Asing Soroti Krisis yang Belum Berlalu

Dia mengaku saat gempa bumi terjadi, selain rumah mereka hancur total, juga usaha mebel mereka di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara hilang diterjang tsunami.

Hal senada juga disampaikan Papa Deril yang sudah menerima dana stimulan untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak total.

Dia mengaku menerima bantuan dana stimulan dalam bentuk bahan bangunan meliputi semen, besi beton, tegel dan atap seng.

Pemkot Palu saat ini sedang menyalurkan dana stimulan untuk rumah-rumah yang rusak sedang dan ringan akibat gempabumi.

Salah seorang penerima bantuan rumah rusak ringan Markus Minggu mengatan sudah memperoleh bantuan dimaksud juga dalam bentuk bahan bangunan.

Gempa bumi 7,4 SR yang terjadi pada dua tahun lalu selain menimbulkan tsunami di Teluk Palu, juga beberapa wilayah permukiman warga di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat dan Petobo, Kecamatan Palu Selatan dilanda likuefaksi.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: