Pantau Flash
Polri Limpahkan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra ke Kejaksaan
Jokowi: Dibandingkan Kematian Rata-rata Dunia, Kita Masih Lebih Tinggi
Jokowi Perintahkan Rencana Vaksinasi COVID-19 Rampung dalam 2 Pekan
Gempa M 5,3 Guncang Sumba Barat NTT, Terasa hingga Denpasar dan Mataram
10 Orang Tewas Akibat Tanah Longsor di Tarakan

Ighalo Dilarang Latihan Bersama MU di Tengah Merebaknya Teror Korona

Headline
Ighalo Dilarang Latihan Bersama MU di Tengah Merebaknya Teror Korona Odion Ighalo. (Foto: via Antara)

Pantau.comBelum melakukan debut di klub barunya, Odion Ighalo justru dilarang datang ke tempat latihan Manchester United karena khawatir dengan risiko penyebaran virus korona, menurut laporan The Sun.

Ighalo adalah pemain yang dipinjam United dari klub China Shanghai Shenhua hingga akhir musim ini dan sekarang penyerang timnas Nigeria itu harus berlatih dengan seorang pelatih pribadi di lokasi terpisah di Manchester.

Penyerang tersebut diminta untuk berlatih jauh dari kompleks latihan United (AON Traning Complex) terkait masalah kesehatan dan keselamatan, di tengah merebaknya wabah virus korona di China yang telah menewaskan lebih dari 1.100 orang. 

Baca juga: Chicharito Siap Jalani Debut Bersama LA Galaxy

Ighalo juga tidak dibawa pelatih Ole Gunnar Solskjaer untuk kamp pelatihan Manchester United di Spanyol.

Pasalnya, Inggris telah menerapkan aturan ketat bagi mereka yang melakukan perjalanan dari dan ke China selama 14 hari terakhir.

United juga mengambil langkah pencegahan dengan meminta Ighalo berlatih secara terpisah untuk meminimalkan risiko bagi para pemain dan staf.

Baca juga: Beckham Akan Duetkan Ronaldo dengan Messi!

Langkah United tersebut dibenarkan oleh pelatih Ole Gunnar Solskjaer, yang diwawancara di Spanyol. "Odion akan tetap di Manchester, karena ia datang dari China dalam 14 hari terakhir, berita virus di sana membuat kita tidak yakin apakah ia akan diizinkan kembali ke Inggris bila ia meninggalkan kembali ke China (setelah masa peminjamannya usai)."

"Jadi ia tinggal di sini bekerja dengan pelatih pribadi dan program individu serta keluarganya kemudian dapat menetap di Inggris juga. Itu nilai tambah."

"Tentu saja, ia pasti senang bila bisa bergabung dengan para pemain lain dan mengenal mereka, tetapi kami tidak ingin mengambil risiko itu."

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: