Pantau Flash
Kasus Positif Korona Meningkat, Rupiah Melemah Rp16.390 per Dolar
Alami Komplikasi Akibat Korona, Bintang 'Star Wars' Meninggal Dunia
Peneliti Indonesia Ikut Riset Gabungan Temuan Obat Covid-19 di Bawah WHO
Presiden Jokowi: Pemerintah dengan BI dan OJK Optimalkan Kebijakan Moneter
Kepanikan Akibat Korona Mereda, BI: Modal Asing Mulai Masuk

Liga Australia Dihentikan Sementara

Liga Australia Dihentikan Sementara Para pemain Australia merayakan gol yang dicetak Massimo Luongo dalam pertandingan persahabatan mereka melawan Korea Selatan yang dimainkan pada Sabtu (17/11/2018). (Foto: Twitter.com/Socceroos)

Pantau.com - Federasi Sepak Bola Australia (FFA) resmi menghentikan kompetisi Liga Australia hingga batas waktu yang belum ditentukan akibat pandemi virus korona jenis baru atau COVID-19. 

FFA mengatakan dewan direktur dan klub-klub sepakat untuk menghentikan musim pada Senin malam.

Baca juga: UEFA Resmi Menunda Final Liga Champions dan Liga Europa

"Keputusan yang diambil tadi malam, (dan) diumumkan pagi ini, merupakan hasil dari ditingkatkannya status (waspada) negara bagian dan nasional saat ini, pada khususnya di daerah-daerah kontrol perbatasan yang diimplementasikan di sejumlah negara bagian dan juga Selandia Baru," kata ketua FFA James Johnson seperti dikutip Reuters.

Sejumlah wilayah di Australia telah memberlakukan larangan bepergian dari satu negara bagian ke negara bagian lainnya. Sebanyak enam pertandingan musim reguler masih harus diselesaikan sebelum dimulainya fase playoff yang rencananya berlangsung pada awal Mei.

FFA yang memerlukan pemasukan dari siaran langsung sempat berupaya keras agar kompetisi terus berlanjut. Mereka bahkan melobi tim asal Selandia Baru, Wellington Phoenix, agar bermarkas di Australia supaya tidak terkena larangan bepergian dari negara asalnya.

Namun "lockdown" yang diterapkan secara nasional di Australia dalam beberapa hari terakhir kemudian memaksa FFA mengambil keputusan ini.

Sebagai kompetisi nasional, kompetisi yang dimainkan di hampir seluruh wilayah Australia dan juga Selandia Baru, misi yang sulit berubah menjadi misi yang mustahil," tambah Johnson.

Baca juga: Separuh Klub Sepak Bola Prancis Bisa Bangkrut karena Korona

Australia telah menghentikan semua kegiatan olahraga profesional mereka, seperti Liga Rugby dan Super Rugby.

Sampai 24 Maret, terdapat total 1.887 kasus COVID-19 di Australia, dengan korban jiwa sebanyak tujuh orang.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Reza Saputra
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: