Pantau Flash
BEM SI Demo di Depan KPK Usai Ultimatum Tak Digubris Jokowi, Ratusan Personel Disiagakan
Senaf Soll, Pecatan TNI AD yang Jadi Pimpinan KKB Meninggal di RS Bhayangkara Jayapura
Tiba di Polda Metro, Luhut Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Haris Azhar
Data per 26 September, 48.526.648 Penduduk Indonesia Sudah Dapat Vaksin Dosis Lengkap
Ngeri, IDI Ungkap Kasus Anak Terinfeksi Covid-19 Tertinggi di Jawa Barat

6 Faktor yang Mempengaruhi Rambut Menjadi Sulit Tumbuh

6 Faktor yang Mempengaruhi Rambut Menjadi Sulit Tumbuh ilustrasi. (Foto: shutterstock)

Pantau.com - Pertumbuhan rambut adalah salah satu proses yang banyak orang khawatir, paling tidak ketika mulai kehilangan helai rambut yang berharga itu. Banyak orang yang tidak peduli dan kurang menyadari sampai akhirnya ratusan helai menjadi rontok. Adakah cara mudah yang bisa kita lakukan untuk mencegah rambut rontok dan membantu pertumbuhan rambut?

Ada sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi kualitas rambut, tetapi apakah Anda pernah bertanya-tanya tentang faktor-faktor yang benar-benar mempengaruhi pertumbuhan rambut Anda? Kita harus memastikan untuk menghindari kesalahan tertentu yang mencegah pertumbuhan rambut.

Berikut 6 kesalahan yang mungkin sering Anda abaikan sehingga memperburuk pertumbuhan rambut.

1. Stres

Menderita trauma emosional dan fisik dapat menjadi salah satu faktor terbesar untuk tidak memiliki rambut berkualitas baik. Menderita stres langsung berdampak pada rambut Anda, yang sering menyebabkan masalah kerontokan rambut. Sementara Anda menderita stres, itu tidak memungkinkan rambut tumbuh karena semua folikel rambut memasuki era istirahat pada saat yang sama, yang karenanya menghasilkan kerontokan rambut yang sangat cepat.

Baca Juga: Stres Bisa Jadi Faktor Pemicu Rambut Beruban

2. Perawatan Kimia

Penggunaan rutin bahan kimia keras pada rambut tidak hanya memengaruhi tubuh dan kulit, tetapi juga menghambat pertumbuhan rambut. Memilih untuk memutihkan rambut, meluruskan, menggulung atau menata rambut mengurangi kualitas helai rambut, sehingga membuatnya tidak bernyawa. Selain merusak rambut Anda, perawatan kimia ini juga menghancurkan folikel rambut dengan memperlambat pertumbuhan rambut.

3. Kekurangan Nutrisi

Berurusan dengan kekurangan nutrisi adalah faktor terpenting berikutnya yang mencegah rambut Anda tumbuh. Memiliki pola makan yang buruk atau tidak seimbang dapat mengacaukan folikel rambut Anda, sehingga mencegah rambut Anda tumbuh lebih jauh. Tubuh kita membutuhkan jumlah vitamin, protein, dan elemen penting lainnya agar berfungsi dengan baik dan demikian pula halnya dengan pertumbuhan rambut. Mengambil vitamin dan mineral hanya bertindak sebagai bahan bakar yang membantu meningkatkan pertumbuhan rambut. 

4. Kondisi Medis

Jika seseorang menderita kondisi medis apa pun, itu secara langsung mempengaruhi kulit kepala dan rambut orang tersebut. Menderita penyakit jantung, diabetes, kolesterol tinggi dan tekanan tinggi dapat menyebabkan penipisan rambut. Anda harus memastikan untuk menjaga kesehatan Anda sebanyak mungkin dan mengobati kondisi medis dengan obat yang mungkin. Dalam kasus seperti itu, selalu lebih baik untuk berkonsultasi dengan ahli.

5. Kurang Tidur

Kurang tidur bisa menjadi penyebab rambut rontok sementara atau permanen. Aturannya adalah Anda harus tidur setidaknya 7-8 jam dalam sehari. Tubuh Anda cenderung meregenerasi sel saat Anda tidur, karena tubuh dan otak Anda beristirahat pada waktu itu. Namun, jika Anda tidak tidur dengan baik, tubuh tidak akan dapat meregenerasi dan memperbaiki jaringan kulit dan rambut, sehingga menyebabkan rambut rontok dan kekeringan pada kulit.

Baca Juga: 5 Situasi Sulit yang Harus Dialami Oleh Pria Botak

6. Perubahan Hormon

Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh umumnya dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut. Meskipun ini bukan kesalahan, perubahan hormon terjadi selama kehamilan atau menopause serta karena masalah tiroid, atau saat mengambil pil kontrasepsi. Selama kasus tersebut, seseorang cenderung menderita kerontokan rambut permanen. Seorang wanita yang menggunakan obat-obatan atau steroid seringkali dapat menderita kerontokan rambut sementara atau permanen.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - SIG

Berita Terkait: