Pantau Flash
PSBB di Kota Bekasi Diperpanjang hingga 2 Juli 2020
PSBB Masa Transisi, Gojek: Driver Dapat Layani Penumpang 8 Juni
Rapimnas Gerindra Minta Prabowo Kembali Pimpin Partai
Akibat COVID-19, BKPM Akan Revisi Target Realisasi Investasi
BMKG Prediksi Banjir Rob di Cirebon Terjadi hingga 6 Juni

Louis Vuitton Kembali Buka Bengkel Produksinya untuk Jahit Masker

Louis Vuitton Kembali Buka Bengkel Produksinya untuk Jahit Masker Produksi masker Louis Vuitton. (Foto: Instagram)

Pantau.com -  Label fashion mewah Louis Vuitton kembali membuka 12 dari 16 bengkel produksinya di wilayah Prancis, untuk memproduksi ratusan ribu masker non-medis.

Masker ini nantinya akan didistribusikan untuk seluruh staf dan pensiunan dari label tersebut, yang tinggal di wilayah Prancis.

Baca juga: Pekan Mode Australia Harus Dibatalkan karena Virus Korona

Kepada laman WWD, Kepala Eksekutif Louis Vuitton Michael Burke mengungkapkan bahwa 115 dari 896 karyawan yang bekerja di seluruh bengkel produksi Louis Vuitton, kini kembali bekerja. Kemudian 22 pekerja khusus membuat masker sekali pakai.

Namun jumlah itu belum termasuk para karyawan yang kembali bekerja di beberapa bengkel produksi di luar Prancis. Burke menyebutkan, total pekerja yang kini membantu memproduksi masker telah mencapai 400 orang.

"Itu sepuluh persen dari total seluruh pekerja kami. Kami juga memproduksi masker non-medis untuk didistribusikan ke seluruh negeri, untuk menanggapi permintaan masker yang kian meningkat," ujar Burke.

Baca juga: Merk Fashion Ini Luncurkan Koleksi Terbaru Terinspirasi dari Virus Korona

Louis Vuitton juga memiliki bengkel di Florence, Italia yang didedikasikan untuk membuat prototipe, empat bengkel di Spanyol untuk menangani barang-barang kulit dan aksesori, dua bengkel di California, dan satu di Texas yang digubakan untuk memasok pasar Amerika.

"Kami sedang tidak memproduksi apapun, karena prioritas utama adalah melatih kembali seluruh staf untuk membuat masker," jelas Burke.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty