Pantau Flash
Menteri Edhy Bertolak ke Australia Bahas Budidaya Lobster
Arab Saudi Berhentikan Sementara Pelayanan Umrah Gara-gara Korona
'Wanita Bisa Hamil di Kolam Renang' Jadi Sorotan Media Internasional
Bayern Munchen Rilis Jersey Khusus Peringati Hari Jadi ke-120
Stadion Klabat Jadi Kandang Persipura di Liga 1 Musim 2020

Mitos Atau Fakta, Gula Semut Baik untuk Penderita Diabetes?

Mitos Atau Fakta, Gula Semut Baik untuk Penderita Diabetes? ilustrasi (foto: pixabay)

Pantau.com - Pengidap penyakit diabetes biasanya dianjurkan mengonsumsi gula pasir dengan molase atau gula semut karena dinilai lebih menyehatkan.

Tapi benarkah gula semut lebih menyehatkan dari gula pasir putih biasa?

Seperti dilansir dari Medical Daily, gula semut dan gula putih sama-sama terbuat dari tanaman tebu atau bit. Meski keduanya memiliki warna yang berbeda namun nilai gizinya kurang lebih sama.

Baca juga: Tatjana Saphira Andalkan Semangka dan Gula Pasir untuk Kesehatan Bibir

Gula semut merupakan campuran gula putih halus dan molase untuk memberikan warna gelap serta sejumlah kecil vitamin dan mineral.

Kandungan karbohidrat dan kalori pada gula semut disebut lebih rendah daripada gula putih, meskipun perbedaannya sangat kecil.

Selain itu, gula semut juga mengandung lebih banyak kalium, zat besi, dan kalsium dalam gula semut dibanding gula putih. Namun, perbedaan kandungan antara gula merah dan gula pasir terlalu kecil sehingga tidak mungkin mempengaruhi kesehatan dalam jumlah yang signifikan.

Baca juga: Cara Sederhana Menyembuhkan Cegukan

Sehingga penderita diabetes sebenarnya tidak akan lebih baik jika memilih gula semut daripada gula putih.

Kedua jenis gula itu tidak hanya berhubungan dengan risiko penyakit jantung dan kondisi lain yang lebih tinggi tetapi juga meningkatkan kadar gula darah sehingga sangat berbahaya bagi penderita diabetes.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati
Category
Ragam

Berita Terkait: