Pantau Flash
MenkumHAM Siap Hadapi Gugatan Tommy Soeharto Soal Partai Berkarya
Polri Limpahkan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra ke Kejaksaan
Jokowi: Dibandingkan Kematian Rata-rata Dunia, Kita Masih Lebih Tinggi
Jokowi Perintahkan Rencana Vaksinasi COVID-19 Rampung dalam 2 Pekan
Gempa M 5,3 Guncang Sumba Barat NTT, Terasa hingga Denpasar dan Mataram

Twitter Uji Coba Pemisahan Quote dengan Komentar

Twitter Uji Coba Pemisahan Quote dengan Komentar Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Twitter sedang melakukan uji coba penghitungan quote tweet yang sebelumnya dikenal dengan retweet dengan komentar.

"Beberapa bulan yang lalu, kami membuat retweet dengan komentar lebih terlihat saat Anda mengetuk untuk melihat retweet dalam cuitan," ujar juru bicara Twitter, dikutip dari The Verge.

Baca juga: Remaja 17 Tahun Ditangkap karena Retas Akun Twitter Sejumlah Tokoh Dunia

"Ini tersedia untuk semua orang. Kini, kami sedang menguji membuat retweet dengan komentar dapat diakses langsung di cuitan untuk melihat apakah ini akan membuatnya lebih mudah diakses dan lebih dimengerti," dia melanjutkan.

Fitur baru dengan nama 'Quotes' dilaporkan telah ada di dalam cuitan, berada tepat disamping 'Retweets' dan 'Likes.' Sebelumnya retweet dengan komentar menjadi satu bagian dalam 'Retweets and Comments.'

Pada Mei, Twitter menguji penghitung 'Retweet dengan komentar' kepada beberapa pengguna iOS, yang mencantumkan angka disamping penghitungan 'Retweets' dan 'Likes' dalam cuitan, membuat lebih mudah untuk menemukan balasan dari cuitan yang dikutip.

Dalam beberapa bulan terakhir Twitter juga telah menguji coba sejumlah fitur baru, namun belum menjadi fitur permanan, di antaranya cuitan asli untuk menyoroti siapa yang memulai utas percakapan, fitur tunda pemberitahuan dan opsi mendapatkan pemberitahuan untuk balasan cuitan individu.

Baca juga: Peretas Akun Twitter Sejumlah Tokoh Dunia Ternyata Sekumpulan Anak Muda

Twitter sebelumnya mengatakan sedang menyempurnakan antarmuka (UI) miliknya dengan tujuan meningkatkan percakapan di antara pengguna.

Direktur manajemen produk Twitter, Suzanne Xie, pada Januari dalam gelaran CES, mengatakan bahwa Twitter sedang memikirkan beberapa interaksi yang kurang sehat di platform.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: