Pantau Flash
Indonesia Pimpin Klasemen ASEAN School Games 2019
Marc Klok: Saya Jamin PSM Juara Piala Indonesia 2018-2019
Harga Cabai Merah Keriting Tembus Rp100.000 per Kilogram
Satu Anggota YONIF 755 Tertembak dalam Kontak Senjata di Nduga
Kevin/Marcus Tantang Hendra/Ahsan di Final Indonesia Open 2019

3 Asupan Ini Ampuh Cegah Gigi Anak Rusak Sejak dalam Kandungan

3 Asupan Ini Ampuh Cegah Gigi Anak Rusak Sejak dalam Kandungan Ilustrasi gigi anak. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Masalah serius pada gigi anak ternyata dapat diantisipasi sejak masih dalam kandungan dengan tiga asupan penting, seperti bayam, ikan, dan teh. Ketiga asupan ini banyak mengandung kalsium zat fluoride yang ampuh mencegah gigi berlubang.

"Sebenarnya untuk proteksi gigi sejak hamil, sudah dirancang sejak bayi. Gigi sehat, gigi sudah dirancang dalam kandungan, yang penting supply (asupan makanan) saat kandungan. Yang mengandung kalsium itu ikan. Saat hamil banyak makan ikan (teri), bayam, dan ada air teh. Kalau ketiganya tidak ada (konsumsi) saat hamil, jadi gigi (anak) tidak kuat," ujar Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Drg.R.M.Hananto Seno, So.BM (K).,MM dalam acara talkshow memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2019 di SDN Gunung 01 Pagi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, (30/3/2019).

Baca juga: Orangtua Harus Tahu, 3 Langkah Mencegah Gigi Anak Berlubang

Bagian tulang ikan memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Karenanya, disarankan memakan ikan asin atau ikan-ikan yang tulangnya dapat dikonsumsi. Pengelolaannya bisa dengan cara dipresto agar tulang ikan menjadi empuk.

Akan tetapi, jika bayi sudah lahir, ibu tetap dapat menolongnya saat masih menyusui dengan mengonsumsi ketiga makanan tersebut, sehingga zat kalsium fluoride tetap terdistribusi melalui ASI untuk bayi.

Baca juga: 5 Cara Ampuh Bujuk Anak yang Takut ke Dokter Gigi

Kemudian saat anak sudah terlampau besar, maka pertanggungjawaban orangtua dapat dilakukan dengan cara mengatur kebiasaan baik seperti menyikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur dengan cara menyikat gigi yang benar.

"Anak-anak harus diberikan keilmuan sikat gigi yang benar, meski program (menyikat gigi) ini belum ada di Indonesia. Zaman sekolah dibiarkan begitu saja, karenanya perhatian terhadap gigi dan mulut masyarakat Indonesia masih kurang," tutupnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Penulis
Rifeni
Reporter
Dini Afrianti Efendi
Category
Ragam

Berita Terkait: