Forgot Password Register

Sering Dianggap Berbahaya Bagi Kesehatan, 3 Bumbu Dapur Ini Banyak Manfaatnya Lho..

Sering Dianggap Berbahaya Bagi Kesehatan, 3 Bumbu Dapur Ini Banyak Manfaatnya Lho.. Gula (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Demi hidup sehat, banyak hal dilakukan agar terhindar dari penyakit. Salah satunya, menghindari makanan yang dianggap berbahaya jika terus menerus dikonsumsi. Akibatnya, banyak orang salah kaprah terhadap beberapa makanan yang dikenal sebagai sumber yang dapat memicu gangguan kesehatan.

Seperti gula, garam dan micin, ketiga bumbu dapur ini sering kali dihindari orang dengan alasan kesehatan. Namun, sayangnya karena terlalu takut akan bahaya ketiga bumbu dapur tersebut, tak sedikit orang yang sama sekali tidak mengonsumsi gula, garam dan micin.

Padahal ketiga bumbu dapur tersebut juga memiliki manfaat yang dibutuhkan oleh tubuh, asal tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Berikut ini manfaat dari gula, garam dan micin untuk kesehatan tubuh seperti dilansir dari berbagai sumber:

1. Gula

Gula adalah pemanis buatan yang paling sering digunakan. Gula sering dituding sebagai makanan yang tidak sehat. Padahal, gula dapat meningkatkan energi secara cepat. Dengan mengonsumsi makanan atau minuman manis dapat membuat tubuh yang tadinya lemas menjadi lebih bersemangat. Hal tersebut terjadi karena ketika gula masuk ke dalam darah akan diubah menjadi glukosa. Glukosa ini yang akan diserap oleh tubuh dan kemudian menghasilkan energi.

Selain itu, gula dapat meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi otak. Untuk itu, gula sangat disarankan bagi seseorang yang sedang mengalami depresi. Manfaat lain dari gula yakni sebagai bagian dari terapi. Beberapa ahli kesehatan meyakini bahwa gula dapat mengobati luka lebih cepat daripada obat. Bahkan beberapa luka mampu disembuhkan dengan gula pasir lebih cepat daripada antibiotik.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Kita Selalu Merasa Lapar, Padahal Habis Makan

2. Garam

Manfaat garam yang mengandung iodium bagi tubuh memang sangat vital, salah satunya adalah berperan dalam produksi hormon tiroid. Kekurangan iodium bisa mengakibatkan janin mengalami gangguan perkembangan otak dan gangguan mental serta fisik.

Studi menyebutkan bahwa anak yang kekurangan garam beriodium memiliki IQ (Intelligence Quotient) yang lebih rendah. Selain itu, natrium pada garam berperan dalam pengiriman impuls saraf dari otak ke seluruh tubuh dan koordinasi jaringan otot. Hal tersebut sekaligus menjaga suhu tubuh agar tetap normal dan terhindar dari dehidrasi.

Baca juga: Tanpa Disadari, 5 Makanan Berbahaya Ini Sering Kita Berikan ke Anak-anak

3. Micin

Monosodium Glutamat (MSG) atau lazim disebut micin atau vetsin dikenal sebagai bahan pelengkap masakan yang sangat dihindari. Walau dianggap sebagai biang kerok penyakit kanker atau stroke, ternyata micin dapat membantu meningkatkan produksi cairan lambung bagi mereka yang memiliki penyakit gastritis atrofik kronik.

Gastritis atrofik terjadi saat antibodi menyerang lapisan lambung sehingga, lapisan lambung menjadi tipis dan kehilangan sebagian atau seluruh sel penghasil asam dan enzim. Micin juga dapat meningkatkan kualitas hidup lansia. Berdasarkan penelitian Kenji Toyama dari Universitas Kanagawa, micin mampu meningkatkan asupan gizi karena nafsu makan bertambah. Penelitian ini melibatkan 11 lansia di sebuah rumah sakit. Selama dua bulan, mereka diberi bubur dengan tambahan micin sebanyak 0,5 persen. Artikel penelitian pun diterbitkan dalam Biological & Pharmaceutical Bulletin pada 2008.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More