Pantau Flash
Presiden Jokowi Bertemu Pimpinan MPR Bahas Teknis pelantikan
KPK Amankan Uang Rp200 Juta Terkait OTT Wali Kota Medan
Hingga Agustus 2019, BPJS Telah Digunakan Sebanyak 277,9 Juta Kali
Kevin/Marcus Melaju Mulus ke Babak Kedua Denmark Open 2019
Vettel Akui Mercedes Begitu Sempurna Musim Ini

4 Kasus Pembunuhan di Indonesia yang Masih Jadi Misterius

Headline
4 Kasus Pembunuhan di Indonesia yang Masih Jadi Misterius Ilustrasi penembakan (Foto: Pantau.com/Amin H Al Bakki)

Pantau.com - Kasus kriminal terutama pembunuhan memang kerap menyita perhatian publik. Kasus pembunuhan juga tak jarang membutuhkan proses lama dalam pengungkapan pelaku.

Di bawah ini, Pantau.com bahkan telah merangkum sejumlah kasus pembunuhan yang pelakunya masih misterius hingga saat ini. 

Baca juga: Mahasiswi Tewas Dibunuh di Sukabumi, Begini Pesan Terakhirnya ke Keluarga

1. Pembunuhan Marsinah (1993)

Marsinah merupakan seorang aktivis buruh PT Catur Putera Surya (CPS), pabrik arloji di Siring, Porong, Jawa Timur. Ia ditemukan sudah tak bernyawa di sebuah gubuk pematang sawah di Desa Jagong, Nganjuk pada 8 Mei 1993. 

Jenazahnya kemudian divisum Rumah Sakit Umum Daerah Nganjuk pimpinan Dr. Jekti Wibowo. Marsinah dibunuh karena memperjuangkan hak para buruh dengan 12 tuntutan yang dicanangkannya dengan buruh lain. 

Pemilik perusahaan Yudi Susanto sempat ditetapkan sebagai tersangka. Tapi, ia mengajukan banding dan dinyatakan bebas murni oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia pada proses tingkat kasasi.

2. Pembunuhan Wartawan Udin (1996)

Fuad Muhammad Syafruddin alias Udin, wartawan surat kabar harian asal Yogyakarta, Bernas. Ia dibunuh sesaat setelah masuk ke rumahnya. 

Sebelum dibunuh, Udin tengah meliput pemilihan Bupati Bantul untuk masa jabatan 1996-2001. Proses pemilihan saat itu dinilai alot dan rumit. Karena terdapat tiga calon yang maju dan semuanya berlatarbelakang militer. Satu calon yang mencolok ialah sang petahana, Sri Roso Sudarmo.

Kasus Udin juga menemui jalan buntu. Polisi dinilai tak bekerja maksimal dalam mengusut tuntas pembunuhan tersebut. Tim pencari fakta menyimpulkan bahwa tewasnya Udin tak bisa dilepaskan dari berita-berita yang ia tulis.

Otak di balik pembunuhan Udin mengarah pada satu nama yakni, Sri Roso. Namun polisi menangkap 'pelaku' pembunuhan Udin. Ia bernama Dwi Sumaji alias Iwik yang bekerja sebagai sopir di perusahaan iklan.

Sayangnya, Iwik bukan pelaku sebenarnya. Dalam persidangan 5 Agustus 1997, Iwik dipaksa mengaku bahwa ia membunuh Udin. Pengadilan mengadili Iwik dan memutuskannya bebas. Pembunuh Udin yang sebenarnya, hingga kini belum tertangkap. 

3. Hilangnya 13 Aktivis (1998)

Saat seluruh masyarakat Indonesia tengah memperjuangkan reformasi, ada 13 aktivis yang diculik militer, salah satunya Wiji Thukul. Mereka menjadi korban penghilangan paksa oleh rezim Soeharto menjelang keruntuhannya. 

Para pelaku yang terlibat telah diadili. Namun sampai sekarang, ke-13 aktivis itu belum ditemukan dan tidak diketahui apakah masih hidup atau tidak.

Ke-13 aktivis itu yakni Sonny, Yanni Afri, Hendtra Hambali, Dedy Umar, Ismail, Suyat, Ucok Munandar Siahaan, Noval Alkatiri, Petrus Bima Anugerah, Herman Hendrawan, Yadin Muhidin, Abdun Nasse dan Widji Thukul. 

4. Penenembakan 12 Mahasiswa (1998)

Masih memperjuangkan hak yang sama, reformasi. Dua belas mahasiswa ditembak saat menggelar demo pada pada 12 Mei 1998 di pelataran parkir Kampus A Universitas Trisakti.

Tuntutan pengunduran diri Soeharto dan reformasi politik jadi seruan utama para orator. Mereka bahkan membakar patung Soeharto, sebagai bentuk protes. 

Baca juga: 5 Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Indonesia, Nomor 4 Gara-gara Hal Sepele

Demonstrasi berujung ricuh hingga terjadi saling dorong antara mahasiswa dan aparat. Hingga terjadi 12 mahasiswa tewas ditembak, dari arah Kantor Walikota Jakarta Barat. 

Pada 28 Mei Kapolri Jenderal (Pol) Dibyo Widodo membantah polisi dan brimob terlibat dalam penembakan. Sidang Mahkamah Militer menduga pelaku penembakan ialah prajurit tanpa identitas dari Kopassus. 

Hingga kini pengungkapan dalang dan penembak mahasiswa yang sebenarnya masih gelap dan belum terungkap. 


Tim Pantau
Editor
Nani Suherni
Penulis
Lilis Varwati
Category
Nasional

Berita Terkait: