Pantau Flash
Prabowo: Rencana Pemindahan Ibu Kota Sudah Digodok Gerindra Sejak 2014
Anies Pastikan Pemprov DKI Lepas Saham di Perusahaan Bir Tahun Depan
Pemindahan Ibu Kota, Sri Mulyani: Kami Tidak Masukkan ke RAPBN 2020
Dua Kali Tertinggal, Madura United Tahan Imbang Persija 2-2
Zakir Naik Dipanggil Polisi Malaysia Terkait Berita Hoax dan China

5 Cara Efektif Hindari Terjadinya Dehidrasi

5 Cara Efektif Hindari Terjadinya Dehidrasi Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Air sangat penting untuk kesehatan tubuh. Seorang ahli gizi di Los Angeles, Kimberly Snyder mengatakan tubuh sangat bergantung dengan hidrasi optimal, mulai dari fungsi organ hingga keseimbangan hormon.

"Ketika anda terhidrasi, sendi anda terlubrikasi, kulit anda terpelihara, dan folikel rambut anda dapat tumbuh dengan sehat," katanya.

Baca juga: Tak Hanya Minum, Begini Cara Cegah Dehidrasi Saat Puasa

Dan ketika dehidrasi, kulit menjadi tidak berkilau, rambut rapuh, tubuh tidak berenergi, detoksifikasi dan pencernaan pun melambat.

Mulai dari kelelahan dan fungsi otak menurun hingga pencernaan lemah, dehidrasi ringan dapat menyebabkan banyak masalah dalam tubuh.

Snyder pun mengungkap bagaimana ia memastikan kliennya seperti Reese Witherpoon, Drew Barrymore, dan Kerry Washington tetap terhidrasi, seperti dilansir Vogue beberapa waktu lalu.

1. Sesuaikan asupan air

Ilustarsi (Foto:Pixabay)

Delapan gelas air, telah lama dianggap sebagai jumlah esensial agar tetap terhidrasi. Tapi menurut Snyder, sebenarnya jumlah itu tergantung kebutuhan, aktivitas, dan faktor suhu di luar.

Ia menyarankan takaran menyesuaikan dengan berat tubuh, yakni 0,5-1 ons (hingga 30 ml) air untuk tiap 1 pon (0,45 kg) berat badan.

Misalnya berat badan anda 140 pon (63,5 kg) maka minumlah air 70-140 ons (2-4 liter) dalam sehari.

2. Minum air bersuhu ruangan

Air dengan suhu ruangan. (Foto:Pixabay)

"Aku selalu mengatakan kepada klienku betapa pentingnya minum air dengan suhu ruangan," kata Snyder, yang menurutnya air tersebut lebih menghidrasi ketimbang air dingin.

Air dingin membuat tubuh menghabiskan energi lebih untuk mengubah suhunya sehingga bisa diserap, yang mengakibatkan tubuh justru kehilangan air.

Selain itu, air dingin dapat menyebabkan pembuluh darah di perut mengecil, sehingga mengganggu pencernaan dan memperlambat hidrasi.

3. Minum air pagi hari

Ilustrasi minum pagi. (Foto: Pixabay).

Awali hari dengan minum air adalah kunci untuk hidrasi. Tubuh sering mengalami dehidrasi saat malam. Hidrasi di pagi hari akan memberi anda lebih banyak energi, kata Snyder.

Anda juga bisa meminum secangkir air hangat dengan perasan lemon. Air lemon itu mengandung vitamin C dan mendukung proses pembersihan.

4. Makan makanan yang mengandung air

Mentimun (Foto: Pixabay)

Snyder mengatakan makanan yang mengandung banyak air juga membantu tubuh terhidrasi. Salah satu favoritnya adalah timun.

Timun kaya dengan enzim, vitamin B, nutrien, elektrolit, dan silika. Seledri juga baik, karena mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat yang membuat badan segar dan kulit bercahaya.

Ia merekomendasikan kliennya untuk menambahkan kedua bahan itu di resep smoothies dan meminumnya pada pagi hari saat perut kosong.

Baca juga: Kenapa Kita Harus Buang Air Kecil 40 cc Per Jam?

5. Minum air kelapa

Air kelapa (Foto: Pixabay)

"Selama berabad-abad, orang-orang di Asia Tenggara dan Kepulauan Pasifik meminum air dari kepala muda untuk hidrasi," ujarnya.

"Itu adalah cara terbaik untuk mengganti air dan elektrolit yang hilang dari tubuh karena cuaca panas."

Jadi setelah lama berada di bawah sinar mentari, Snyder menyarankan untuk menambah asupan air dengan minum air kelapa.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Category
Ragam