Pantau Flash
Kata Mahfud, KPK Tak Bisa Kembalikan Mandat ke Presiden
Soal Revisi UU Minerba, Jonan: Pernyataan Pemerintah Bisa Pengaruhi Harga
Suasana Memanas, OKI Gelar Pertemuan Luar Biasa Bahas Aksi Paksa Israel
Jokowi Diminta untuk Segera Melantik 5 Pimpinan Baru KPK
Rizki/Della ke Final Vietnam Open 2019, Anggia/Pia Terhenti

5 Kasus Pembunuhan Misterius di Indonesia yang Belum Terungkap

5 Kasus Pembunuhan Misterius di Indonesia yang Belum Terungkap Munir. (Foto: Netz)

Pantau.com - Masalah kasus pembunuhan di Indonesia selalu menjadi sorotan, karena ini merupakan tindakan kriminal luar biasa dengan menghilangkan nyawa seseorang. Namun, perlu diketahui juga, ada kejadian kasus pembunuhan yang begitu misterius terjadi di negeri ini.

Salah satu contoh yakni kasus Munir yang hingga saat ini, otak pelaku belum diketahui. Meski beberapa sudah masuk ke meja hijau.

Pantau.com merangkum beberapa kasus pembunuhan paling misterius dan belum terungkap di Indonesia. Ada siapa saja dan bagaimana motifnya?

1. Oto Iskandar di Nata

Oto Iskandar di Nata. (Foto: LTN NU Jabar)

Oto Iskandar di Nata merupakan seorang pahlawan nasional Indonesia yang memiliki julukan si Jalak Harupat. Sosok kelahiran Bojongsoang, Bandung ini pernah menjabar sebagai Menteri Negara kabinet pertama Republik Indonesia tahun 1945.

Pada 19 Desember 1945, menurut beberapa referensi, Oto diculik oleh suatu laskar yang bermarkas di Tangerang. Ia dibawa ke suatu tempat di pesisir Pantai Mauk. Itu adalah hari terakhir Oto terlihat setelah kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Anehnya, jenazahnya belum ditemukan hingga saat ini. Tercatat, kematiannya terjadi pada 20 Desember 1945. Banyak spekulasi berkembang mengenai kematiannya hingga saat ini. Maklum saja, jenazah sosok yang dikenal pemberani ini belum ditemukan dan masih menjadi misteri.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Manusia Lakukan Pembunuhan Menurut Sains

2. Marsinah

Marsinah. (Foto: SCTV)

Sosok Marsinah merupakan aktivis sekaligus buruh pabrik di PT. Catur Putra Surya di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Ia diculik dan ditemukan tak bernyawa tiga hari kemudian, tepatnya 8 Mei 1993.

Mayatnya ditemukan di hutan yang terletak di Dusun Jegong, Desa Wilangan. Wanita yang dikenal gigih membela kaum buruh ini ditemukan dalam keadaan penuh luka bekas penyiksaan.

Pada awal Mei 1993 sebelum peristiwa penculikannya terjadi, Marsinah terlibat dalam sebuah unjuk rasa. Mereka menuntut 12 tuntutan salah satunya kenaikan upah pokok. Tak pelak, demo ini membuat para buruh mogok kerja.

Hanya berselang beberapa hari kemudian, Marsinah diculik. Kasus pembunuhan sadis ini tercatat dalam organisasi buruh internasional (ILO). Hingga kini kematiannya masih menjadi misteri.

3. Ita Martadinata Haryono

Ita Martadinata. (Foto: Twitter)

Ita merupakan seorang aktivis HAM yang dibunuh secara misterius. Ketika itu, ia duduk di bangku kelas III SMA Paskalis, 9 Oktober 1998. Ia ditemukan di kamarnya di bilangan Jakarta Pusat dengan kondisi mengenaskan. Pada bagian perut, lengan kanan dan juga dada ditikam sampai 10 kali. Begitu juga pada bagian lehernya ditemukan nekas sayatan benda tajam.

Kejadian nahas itu terjadi berselang tiga hari tim relawan untuk kemanusiaan melakukan konferensi pers. Mereka pun mengabarkan bahwa anggota aktivisnya telah mendapatkan ancaman pembunuhan.

Kala itu, pihak berwajib mengumumkan gadis berusia 18 tahun menjadi korban kejahatan perampokan di dalam rumah. Ketika ketahuan akan merampok, si pelaku menghabisi nyawa Ita.

Kendati demikian, banyak yang meragukan keterangan polisi. Sebab, beberapa pihak berasumsi pembunuhan Ita telah direncanakan.

Baca juga: Deretan Kasus Mutilasi Paling Bikin Gempar di Indonesia

4. Fuad Muhammad Syafruddin

Udin. (Foto: Istimewa)

Muhammad Fuad Syafruddin atau dikenal Udin merupakan seorang wartawan asal Yogyakarta. Udin bekerja di Bernas. Pada 13 Agustus 1996, ia dilaporkan dianiaya orang tak dikenal di depan kontrakkannya di Dusun Gelangan Samalo. Usai penganiayaan tersebut, ia dilarikan ke RS Bethesda dan menjalani operasi.

Namun, luka parah yang dideritanya, membuat Udin meninggal dunia pada 16 Agustus 1996. Kasus ini ramai dan sarat kontroversi tatkala Edy Wuryanto menjabat sebagai Kanit Reserse Umum Polres Bantul.

Betapa tidak, barang bukti kasus Udin berupa catatan beserta sampel darah dilenyapkan. Edy Wuryanto akhirnya dijatuhi hukuman 1 tahun 8 bulan. Meski kasus ini tampaknya usai, tetapi banyak pihak menilai Edy hanya jadi kambing hitam. Sebab, ada dalang yang disembunyikan dibaliknya.

5. Munir Said Thalib

Munir. (Foto: Istimewa)

Munir  merupakan aktivis HAM Indonesia yang dikenal begitu vokal membela hak-hak kaum yang tertindas. Pria kelahiran asal Malang, Jawa Timur ini pernah menangani kasus terkenal, salah satunya kasus pembunuhan Marsinah.

Pria alumni Universitas Brawijaya ini meninggal dalam perjalanannya menuju Amsterdam pada 7 September 2004. Pesawat yang ditumpangi transit di bandara Changi, Singapura.

Ketika pesawat Garuda GA-974 take-off, seorang awak kabin melaporkan ada penumpang di kursi 40 G sakit yang tak lain adalah Munir. Ia kemudian dipindahkan duduk di sebelah seorang penumpang yang berprofesi dokter.

Dua jam sebelum mendarat di Amsterdam pada 7 September 2004 pukul 08.10 waktu setempat, Munir dinyatakan meninggal dunia. Pada 12 November, kepolisian Belanda menemukan jejak senyawa arsenik di tubuh Munir. Higga kini belum diketahui, siapa dalang dibalik pembunuhan Munir.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Dari berbagai sumber
Editor
Kontributor - TAG
Penulis
Kontributor - TAG
Category
Nasional

Berita Terkait: