Forgot Password Register

78 Murid Sekolah di Kamerun Menjadi Korban Penculikan Kelompok Bersenjata

78 Murid Sekolah di Kamerun Menjadi Korban Penculikan Kelompok Bersenjata Para orang tua siswa yang diculik menunggu berita mengenai anak-anaknya di Bamenda. (Foto: Reuters/Blaise Eyong)

Pantau.com - Dalam sepekan sekitar 80 orang, sebagian besar merupakan anak-anak sekolah, telah diculik di Kota Bamenda di barat laut Kamerun, kata media setempat pada Senin (5 November 2018).

Kelompok bersenjata masuk ke dalam asrama sekolah tersebut dan membawa 78 siswa serta dua staf administrasi. Insiden itu terjadi di daerah yang minoritas berbahasa Inggris. Hingga saat ini belum diketahui siapa yang bertanggungjawab atas penculikan.

Uni Eropa dan Sekretaris Uni eropa Jendral Antonio Guterres mengutuk penculikan massal tersebut dan menyuarakan dengan segera membebaskan para korban tanpa syarat apapun.

Baca juga: Geger! 3 Warga Filipina Jadi Korban Penculikan Kelompok Bersenjata

"Penculikan murid dan staf sekolah di Bamenda merupakan tindak lanjut dari ketegangan yang terjadi di daerah barat dan barat daya Kamerun. Anak-anak yang tidak bersalah menjadi korban konflik tersebut. Uni Eropa menegaskan untuk para pelaku penculikan membebaskan para sandera tanpa syarat apapun dan mengembalikannya ke keluarganya," ucap juru bicara Komisi Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Maja Kompas dalam sebuah pernyataan.

"Kepada para pelaku penculikan untuk segera mengembalikan anak-anak itu. Mereka seharusnya tidak menjadi korban kejahatan seperti ini," kata Guterres, seperti dikutip Sputnik, Rabu (7/11/2018).

Kondisi tindakan kriminal di Kamerun, termasuk di pusat kota, baru-baru ini meningkat akibat masuknya pengungsi dari daerah yang berbeda negara. Ada peningkatan kasus perampokan di daerah yang sebelumnya dianggap tingkat kriminalnya rendah, termasuk di wilayah instansi pemerintah dan misi diplomatik dari negara-negara asing. 

Baca juga: Malaysia Ajukan Mekanisme Peradilan Internasional Terkait Kasus Rohingya

Share :
Komentar :

Terkait

Read More