Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ada Aksi Massa di Bawaslu dan KPU, Polisi Siagakan 11 Ribu Personel

Oleh Adryan N
SHARE   :

Ada Aksi Massa di Bawaslu dan KPU, Polisi Siagakan 11 Ribu Personel

Pantau.com - Jelang aksi unjuk rasa yang akan dilakukan oleh Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (GERAK) di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU), pihak kepolisian telah menyiagakan belasan ribu personel guna mengamankan aksi tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, belasan ribu personel yang disiagakan merupakan tindak lanjut dari surat pemberitahuan aksi tersebut.

"Ya betul (aksi unjuk rasa), kita sudah menyiapkan sekitar 11 ribu personel gabungan," ucap Argo saat dikonfirmasi, Rabu (8/5/2019).

Baca juga: Soal WNI Keturunan Arab, Prabowo Nilai Ucapan Hendropriyono Rasis

Akan tetapi, saat disinggung lebih jauh mengenai aksi unjuk rasa dan estimasi massa yang terlibat dalam aksi di dua lembaga itu, Argo menyebut belum bisa memastikan hal tersebut. 

"Masih kita cek jumlah massa yang hadir," kata Argo.

Diberitakan sebelumnya, massa yang tergabung dalam Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (GERAK) berencana menggelar unjuk rasa di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis 9 Mei 2019.

Baca juga: Gara-gara Masalah Ini, PAN Jabar Minta Situng KPU Pusat Dihentikan

Aksi unjuk rasa itu akan dilakukan secara berbarengan di kedua kantor lembaga tersebut. Sehingga, nantinya masaa yang akan terlibat dalam aksi itu akan berkumpul terlebih dahulu di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Dalam aksi itu, massa menuntut kedua lembaga itu untuk mendiskualifikasi pasangan calon nomor 01 Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin dengan alasan telah melakukan tindak kecurangan. 

Penulis :
Adryan N