Pantau Flash
The Fed Turukan Suku Bunga, Rupiah Diprediksi Menguat
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Perairan Indonesia
PBNU Ikut Komentar Soal Kenaikan Cukai Rokok Berdampak ke Petani Tembakau
PKB Pastikan Beri Bantuan Hukum untuk Imam Nahrawi
Indonesia Hancurkan Kepulauan Mariana Utara 15-1

Amerika Mencekam! Ini 5 Tragedi Berdarah Penembakan Massal dalam 6 Bulan

Amerika Mencekam! Ini 5 Tragedi Berdarah Penembakan Massal dalam 6 Bulan Bunga yang diletakkan di depan Walmart El Paso Texas usai penembakan massal. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Menjadi negara adidaya tidak serta merta membuat Amerika Serikat menjadi negara dengan jaminan tingkat keamanan tinggi. Nyatanya, tindakan kriminal seperti penembakan massal di negri Paman Sam itu kerap terjadi dalam beberapa bulan terakhir ini.

Baru-baru yang terjadi adalah penembakan massal di Texas dan Ohio yang terjadi dalam waktu yang bersamaan  menewaskan sedikitnya 20 orang di El Paso dan 9 orang di Kota Dayton.

Tragedi penembakan massal itu menjadi pukulan telak masyarakat yang hidup dengan kasus penembakan yang terjadi dan meningkatkan kekhawatiran soal terorisme.;

Berikut kasus-kasus penembakan massal yang terjadi di Amerika Serikat dalam enam bulan terakhir yang dirangkum Pantau.com dari berbagai sumber;

1. Penembakan di El Paso, Texas


Korban tampak berjalan meninggalkan Walmart El Paso Texas. (Foto: Reuters/Jorge Salgado)

Seorang pria dengan senjata serbu jenis AK-47 melakukan tembakkan membabi-buta di tengah keramaian sebuah toko Walmart di El Paso, Texas, Amerika Serikat pada 3 Agustus 2019. 

Penembakan mematikan itu menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai 26 orang lainnya. Pelaku yang diidentifikasi sebagai lelaki kulit putih bernama Patrick Crucius itu diketahui berusia 21 tahun.

Pria yang berasal dari Allen, pinggiran Kota Dallas itu ditahan usai dirinya menyerahkan diri ke Kepolisian. Polisi mengatakan bahwa Crucis melontarkan kalimat kebencian berbau rasis. 

Baca juga: Penembakan Massal di Walmart El Paso Texas Tewaskan 20 Orang

2. Penembakan di Ohio

Penembakan di luar bar Ned Peppers, Ohio, yang menewaskan sembilan orang. (Foto: Reuters)

Hanya berselisih waktu 13 jam dari tragedi berdarah di Texas, penembakan massal kembali terjadi di Kota Dayton, Ohio, Amerika Serikat, di luar sebuah bar Ned Peppers pukul 01.00 dini hari, 4 Agustus 2019.

Insiden itu menewaskan sedikitnya sembilan orang, satu korban adalah adik kandung pelaku. Selain itu, sebanyak 27 orang mengalami luka-luka dalam teror penembakan dengan senapan jenis AK-47 itu. 

Dalam aksinya, Betts disebutkan menggunakan jenis AK dengan kapasitas magasin besar dan memakai rompi pelindung.

Berbeda dengan pelaku penembakan di Texas, pelaku penembakan Connor Betts yang berusia 24 tahun terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas oleh kepolisian. Ia tewas di lokasi kejadian penembakan massal.

Dalam aksinya, Betts disebutkan menggunaan jenis AK dengan kapasitas magasin besar dan memakai rompi pelindung.

3. Penembakan di Pesta Kuliner California

Suasana usai penembakan massal di ajang festival kuliner California, Amerika Serikat. (Foto: Reuters)

Empat orang meninggal dalam penembakan massal yang terjadi dalam festival kuliner di Gilroy, California, Amerika Serikat, Senin, 29 Juli 2019. Termasuk tersangka bersenjata.

Pelaku diketahui menembaki penonton festival menggunakan senapan serbu AK-47 yang dibelinya secara legal.

Stasiun televisi NBC Bay Area melaporkan awak ambulans mendapat laporan bahwa 11 orang terkapar setelah penembakan berlangsung di Festival Gilroy Garlic, acara tahunan di sebelah selatan San Jose.

Beberapa rekaman video di media sosial memperlihatkan orang yang menghadiri festival itu berhamburan dalam kebingungan setelah satu letupan keras terdengar.

Festival Gilroy Garlic didirikan pada 1979 dan berlangsung selama tiga hari yang menampilkan pameran makanan, minuman, hiburan langsung, dan lomba masak. 

Baca juga: Fakta Pelaku Penembakan Massal El Paso Texas yang Tewaskan 20 Orang

4. Penembakan di Pantai Virginia

Paramedis terlihat menangani korban penembakan di Virginia Beach. (Foto: Reuters)

Pada 31 Mei silam, penembakan massal terjadi di Pantai Virginia, Virginia. Korban tewas dalam penembakan massal ini berjumlah 12 orang.

Sebelum melakukan aksinya, pelaku mengajukan surat pengunduran diri di kantor tempatnya bekerja. Pelaku yang diketahui pegawai pemerintah ditembak mati oleh polisi saat melakukan penyerangan.

Wakilota Virginia Beach, Bobby Dyer mengatakan bahwa hari itu adalah hari yang paling menyedihkan dalam sejarah Virginia Beach. Pantai Virginia terletak di pantai Atlantik di mulut Teluk Chesapeake, adalah kota terpadat di negara bagian tersebut. Populasi penduduk sekitar 450.000 ribu orang.

5. Penembakan di Seattle

Penembakan di Seattle. (Foto: Reuters)

Dua orang tewas dan dua lagi mengalami luka serius ketika seorang pria melancarkan tembakan ke arah dua mobil dan satu bus Metro di Seattle, Amerika Serikat, pada Rabu 27 Maret 2019.

Penembakan itu kemudian menyebabkan tabrakan ketika si penembak berusaha kabur dengan menggunakan sebuah mobil curian di tengah jam-jam sibuk di kawasan timur laut Seattle.

Kepolisian mengatakan bahwa kedua korban tewas itu terdiri dari satu pria pengendara mobil dan satu pria lainnya meninggal dalam tabrakan.

Badan pengelola transportasi Metro di King County melalui Twitter mengatakan sang pengemudi bus telah mengaktifkan pemberitahuan darurat bahwa bus yang ia kemudikan terkena tembakan. Badan tersebut juga mengatakan tidak ada ada seorang pun dari 12 penumpang bus tersebut yang mengalami cedera.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Kontributor - NPW
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Internasional

Berita Terkait: