Pantau Flash
Joko Driyono Jalani Sidang Vonis Kasus Perusakan Bukti Pengaturan Skor
Sampah Plastik di Jawa Barat Akan Disulap Jadi Biodiesel
Komisi III DPR Gelar Rapat Pleno Bahas Amnesti Baiq Nuril Hari Ini
Cristiano Ronaldo Bebas dari Dakwaan Kasus Pemerkosaan
Intake Manifold Plastik Diketahui Meleleh, Volvo Tarik 507.353 Kendaraan

Amien Rais Ganti Seruan People Power Dengan Gerakan Kedaulatan Rakyat

Amien Rais Ganti Seruan People Power Dengan Gerakan Kedaulatan Rakyat Amien Rais usai diperiksa (Foto: Antara/Reno Esnir)

Pantau.com - Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien Rais mengingatkan kepada masyarakat agar mengganti seruan people power dengan gerakan kedaulatan rakyat. Pasalnya menurut Amien, kata people power sudah memakan korban seperti Eggi Sudjana.

Hal itu diungkapkan oleh Amien dalam penutupan acara bertajuk 'Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019" yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa, (14/5/2019).

"Ini sudah azan, jadi sebelum doa saya ingatkan Eggi Sudjana ditangkap polisi karena bicara people power tapi kita gunakan gerakan kedaulatan rakyat," ujar Amien di atas panggung.

Baca juga: PAN Merapat ke Jokowi, Amien Rais: Omong Kosong!

Sementara itu, Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan pernyataan Amien. Menurutnya ucapan Amien merupakan bentuk sarkasme kepada pihak tertentu.

"Kedaulatan rakyat. Itu hanya kata-kata saja. Itu sebenarnya satire yang disampaikan Pak Amien. People power itu bukan sesuatu yang sebenarnya menakutkan. People power itu ungkapan protes masyarakat. Pemilu juga people power," ungkapnya.

Baca juga: Amien Rais: KPU Itu Makhluk Politik Buatan Pemerintah Petahana

Menurut Dahnil memang pihaknya selama ini sudah memakai gerakan dengan kalimat kedaulatan rakyat. Menurutnya people power hanya pihak-pihak tertentu yang menggunakannya.

"Kan sejak awal itu kedaulatan rakyat. Dan bahasa sehari-hari, bahasa anda di media itu people power. Sama saja. Tidak ada yang berbeda," tandasnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: