Pantau Flash
Jokowi kepada Seluruh Kementerian: Belanjakan DIPA 2020 Secepat-cepatnya
Timnas U-22 Indonesia Terancam Tanpa Pemain Senior di SEA Games 2019
YLKI Desak Anies Baswedan Atur Keberadaan Otopet Listrik
Puan: Brimob Harus Makin Galak dengan Terorisme!
Penerimaan Bea Keluar Nikel Ekspor Melonjak Akibat Larangan Ekspor

Anies Kirim 65 Anggota Satgas Bantu Atasi Karhutla di Riau

Anies Kirim 65 Anggota Satgas Bantu Atasi Karhutla di Riau Anggota Satgas Karhutla dari DKI (Foto: Antara)

Pantau.com - DKI Jakarta mengirimkan 65 orang yang tergabung dalam unit Satuan Tugas (Satgas) Terpadu untuk membantu menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ke wilayah yang terdampak asap, salah satunya Provinsi Riau.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, 65 orang Satgas Karhutla yang dilepas berangkatkan Selasa ini, merupakan wujud kepedulian masyarakat Jakarta atas musibah kebakaran di Sumatera maupun di Kalimantan, sehingga dia meminta hal tersebut dipandang sebagai bentuk pengabdian.

Baca Juga: Walhi Soal Karhutla: Penyegelan Konsesi Percuma Jika Berakhir Damai

"Saya tegaskan bahwa berangkat ke sana jangan dipandang sebagai pengorbanan agar tidak ada beban, karena itu terima tanggung jawab ini sebagai kehormatan dan pengabdian menjadi perwakilan warga Jakarta untuk memadamkan api dan menyelamatkan anak orang tua dari asap," kata Anies saat apel bersama tim di Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Anies berpesan kepada tim yang nantinya bertugas selama 10 hari agar sepenuh hati dalam menjalankan tugasnya membantu penanggulangan Karhutla.

"Sampaikan kepada semua bahwa masyarakat Jakarta peduli dan ikut turun tangan dalam penanggulangan karhutla, pastikan mereka menyambut anda dengan tangan terbuka karena anda datang dengan sepenuh hati," ungkapnya.

Selain itu dirinya berharap kabut asap yang mengganggu daerah terdampak dan berpotensi menyebabkan berbagai penyakit bisa segera terselesaikan.

"Mudah-mudahan asap bisa segera hilang, api segera padam, dan saudara-saudara kita di Sumatera dan Kalimantan bisa menghirup kembali udara segar," tuturnya.

Adapun 65 petugas Satgas Karhutla yang dikirim terdiri dari 25 orang Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat), 10 orang berasal dari Dinas Kesehatan yang akan membuat dua posko di lokasi, lima orang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, dan 10 orang dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.

Kemudian terdapat 10 orang yang berasal dari tim relawan Jakarta, serta tim pendukung sebanyak lima orang.

Kebakaran hutan dan lahan di beberapa daerah di Tanah Air, menimbulkan bencana kabut asap. Bukan hanya aktivitas warga terganggu, kesehatan bahkan nyawa menjadi taruhannya.

Baca Juga: Waspada! Rabies Menghantui Selama Karhutla Semakin Tinggi

Seorang bayi berusia empat bulan meninggal dunia diduga akibat terpapar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Bayi malang ini mengembuskan napas terakhir, Minggu 15 September 2019.

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan juga mengganggu jadwal penerbangan pesawat di beberapa kota di Sumatera dan Kalimantan. Banyak penerbangan ditunda akibat kabut asap.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Bagaskara Isdiansyah
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: